RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan posisi strategis Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sebagai garda terdepan dalam penguatan ekonomi syariah nasional, seiring dengan hadirnya kepemimpinan baru MES di tengah upaya pemerintah mendorong transformasi ekonomi berbasis nilai-nilai syariah.
Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan baru MES yang akan mengemban amanah kepemimpinan ke depan.
“Pertama, saya mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Terpilih, Rosan Rosliani, dan Ketua Harian, Ferry Juliantoro, atas amanah baru sebagai penahoda untuk memimpin masyarakat ekonomi syariah, yang sebelumnya dipimpin oleh Pak Erick Tohir,” ujar Buya Amirsyah kepada MUI Digital di Kantor MUI Pusat. Rabu, (14/1/2026).
Buya Amirsyah menegaskan bahwa kepemimpinan Masyarakat Ekonomi Syariah memiliki arti penting bagi Majelis Ulama Indonesia, mengingat MUI memiliki peran strategis dalam pengembangan dan penguatan ekonomi syariah nasional melalui Dewan Syariah Nasional.
“Yang kedua, kemimpinan masyarakat ekonomi syariah ini bagi Majelis Ulama Indonesia sangat penting, karena MUI memiliki satu lembaga namanya Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, yang memiliki visi misi yang mulia, yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Buya Amirsyah menyampaikan bahwa dalam konteks tersebut, MES memiliki posisi strategis sebagai mitra utama MUI dalam mengakselerasi implementasi sistem ekonomi syariah di tengah masyarakat bersama berbagai organisasi kemasyarakatan Islam.
“Oleh karena itu, MES merupakan garda terdepan untuk mengemban amanah ini bersama Majelis Ulama Indonesia, bersama Ormas-ormas Islam, sehingga ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk memajukan perekonomian syariah di Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk mendukung program Astacita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Buya Amirsyah menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terbangun serta dukungan seluruh pihak dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. (hud/rls).