RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI) bekerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) menyalurkan lebih dari 1.000 paket bantuan bagi pekerja rentan, pekerja miskin, pekerja informal, serta anak-anak yatim piatu dalam kegiatan berbagi pada bulan Ramadan.
Melalui sambutan dalam gelaran acara tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menekankan bahwa persaudaraan yang paling nyata bukan sekadar saling menyapa, tetapi saling berdiri dan saling menopang satu sama lain dalam kehidupan bersama.
“Ekspresi persahabatan yang paling indah dan paling praktis adalah saling berdiri bersama. Kita saling menopang untuk membangun kebersamaan di antara kita semua,” ujar Gus Yahya di Gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis, (12/03/26).
Sementara itu CCI mengungkapkan pemilihan bulan Ramadhan sebagai momentum berbagi karena bulan tersebut dinilai menjadi momen penting bagi umat Muslim di Indonesia.
“Kami pikir ini adalah peristiwa besar bagi seluruh umat Muslim di Indonesia. Kami ingin menyampaikan berkat kami kepada masyarakat dan orang-orang di Indonesia untuk merayakan hari raya mereka,” kata Hang selaku Pihak CCCI
Pada kesempatan yang sama, Presiden Sarbumusi, Irham Ali Saifuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program Ramadan yang telah memasuki tahun kedua setelah pertama kali digelar tahun lalu.
“Kami memberikan donasi kepada, terutama, pekerja rentan, pekerja miskin, dan pekerja informal, termasuk keluarga mereka dan terutama anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan ekonomi dan sosial. Karena itu, Sarbumusi bersama berbagai mitra menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Tahun ini kami telah dan sedang mendistribusikan lebih dari 1.000 paket bantuan, utamanya berupa sembako, kepada mereka yang berhak: pekerja rentan, pekerja miskin, anak yatim piatu, dan para lansia,” katanya.
(Anisa)