Khutbah Jumat: Hubungan Manusia Dengan Alam

0

Dr. KH. Zakky Mubarak, MA

 

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ وَلاَ عُدْوَانَ إِلاَّ عَلَى الظَّالِمِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أمَّا بَعْدُ. فَيَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى: وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلَّيۡلَ وَٱلنَّهَارَ وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَۖ وَٱلنُّجُومُ مُسَخَّرَٰتُۢ بِأَمۡرِهِۦٓۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ. قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِيَّاكُمْ وَالجُلُوسَ عَلَى الطُّرُقَاتِ، فَقَالُوا: مَا لَنَا بُدٌّ، إِنَّمَا هِيَ مَجَالِسُنَا نَتَحَدَّثُ فِيهَا، قَالَ: فَإِذَا أَبَيْتُمْ إِلَّا المَجَالِسَ، فَأَعْطُوا الطَّرِيقَ حَقَّهَا»، قَالُوا: وَمَا حَقُّ الطَّرِيقِ؟ قَالَ: غَضُّ البَصَرِ، وَكَفُّ الأَذَى، وَرَدُّ السَّلاَمِ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ، وَنَهْيٌ عَنِ المُنْكَرِ.

Hadirin jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah

Allah yang menciptakan benda-benda alam dan mengendalikannya. Ia menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan, dan benda-benda alam lainnya yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk lain. Semua benda-benda alam itu merupakan karunia dan nikmat Allah yang diperuntukkan bagi makhluk-Nya. Dengan ketetapan Allah, malam dan siang terus berganti secara konsisten. Siang hari, disediakan bagi umat manusia untuk berusaha, baik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dan untuk bekal beribadah. Adanya matahari dan bulan sebagai tanda siang dan malam. Rotasi bumi yang terus berputar dan terkena sinar matahari berarti menunjukkan waktu siang, sedangkan yang tidak terkena matahri menunjukkan waktu malam.

Apabila matahari terbenam di ufuk sebelah barat, maka malam pun dimulai di ufuk sebelah timur. Segala sarana yang ada dalam alam ini diperuntukkan bagi manusia dan makhluk-makhluk lain seperti hewan, tumbuh-tumbuhan dan lain sebagainya. Selain menciptakan matahari dan bulan dengan ketetapan garis edarnya masing-masing, Allah juga menciptakan planet-planet, bintang-bintang yang bergerak pada orbitnya masing-masing. Peredaran benda-benda alam itu berjalan dengan tetap dan teratur, demikian juga posisi dan konstelasinya masing-masing.

Semua itu memberikan petunjuk pada manusia untuk menyadari posisi mereka di muka bumi dengan berpedoman pada bintang-bintang, planet dan sebagainya. Dari bintang-bintang itu yang menurut penelitian terakhir merupakan matahari-matahari di luar tata surya kita, bisa dijadikan juga sebagai petunjuk mengenai arah barat atau timur, utara atau selatan. Dengan memperhatikan semua kejadian itu, maka umat manusia bisa memahami tentang kekuasaan Allah dan menjadikan mereka semakian beriman dan bertakwa.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Allah s.w.t. mengatur dan mengendalikan segala macam benda yang diciptakan-Nya, baik benda-benda itu yang ada di permukaan bumi, ataupun yang ada di luar bumi.

وَمَا ذَرَأَ لَكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُخۡتَلِفًا أَلۡوَٰنُهُۥٓۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لِّقَوۡمٖ يَذَّكَّرُونَ

dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran. (QS. al-Nahl, 16:13).

Benda-benda yang ada di bumi terdiri dari berbagai macam jenisnya. Ada yang berwujud benda mati, tumbuh-tumbuhan, alam hewani, dan alam insani. Benda-benda mati terdiri dari benda padat, benda cair, dan benda gas. Dari benda-benda itu dijumpai berbagai macam mineral, batu batu mulia, tambang yang menghasilkan logam, dari logam biasa seperti besi, tembaga, sampai logam mulia seperti emas dan perak. Semua benda-benda alam itu menjelaskan secara terperinci mengenai keagungan Allah s.w.t. yang harus dipahami dengan baik oleh umat manusia.

وَهُوَ ٱلَّذِي سَخَّرَ ٱلۡبَحۡرَ لِتَأۡكُلُواْ مِنۡهُ لَحۡمٗا طَرِيّٗا وَتَسۡتَخۡرِجُواْ مِنۡهُ حِلۡيَةٗ تَلۡبَسُونَهَاۖ وَتَرَى ٱلۡفُلۡكَ مَوَاخِرَ فِيهِ وَلِتَبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِهِۦ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. (QS. al-Nahl, 16:14).

Allah yang menciptakan dan mengendalikan lautan untuk dimanfaatkan bagi makhluk-Nya, termasuk bagi umat manusia. Dari laut itu, umat manusia bisa meraih banyak penghasilan yang bernilai ekonomis, seperti ikan, mutiara, marjan, dan mutu manikam. Ikan merupakan daging yang segar yang sangat bermanfaat bagi kehidupan umat manusia, termasuk bagi makhluk yang ada di laut. Ikan-ikan yang besar memakan ikan-ikan yang kecil. Ikan-ikan yang kecil memakan ikan yang lebih kecil, dan ikan ikan yang sangat kecil memakan tumbuhan dan rumput laut.

Kehidupan dalam laut sangat menakjubkan, antara lain ikan yang jumlahnya triliunan itu semua memperoleh rizki yang mencukupi kebutuhannya di dalam laut. Air laut sangat bermanfaat bagi makhluk-makhluk Allah, termasuk manusia yang menggunakannya untuk berlayar, baik dengan kapal layar yang sangat sederhana, maupun dengan kapal-kapal mesin yang sangat modern. Air laut juga bisa disuling yang kemudian dijadikan air tawar yang jernih untuk dimanfaatkan manusia sebagai air minum dan air untuk membersihkan segala sesuatu.

Kaum Muslimin yang kami muliakan

Nikmat Allah yang diberikan kepada umat manusia dan makhluk lain, yaitu dengan adanya gunung-gunung yang kokoh di muka bumi.

وَأَلۡقَىٰ فِي ٱلۡأَرۡضِ رَوَٰسِيَ أَن تَمِيدَ بِكُمۡ وَأَنۡهَٰرٗا وَسُبُلٗا لَّعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ

Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, (QS. al-Nahl, 16:15).

Di antara gunung-gunung itu, terdapat hutan yang sangat lebat dan sangat luas. Semua itu menjaga kelestarian bumi. Karena itu, umat manusia tidak boleh bersikap sembrono seperti menebang hutan seenaknya, memanfaatkan mineral di gunung-gunung secara berlebihan yang mengakibatkan goncangan dan bencana. Hujan dari langit yang sangat deras itu diterima oleh pepohan yang ada di gunung dan sekelilingnya, sehingga air hujan itu tidak langsung turun ke sungai, tetapi menyerap melalui pohon menuju pusat bumi. Bumi yang ditumbuhi pohon-pohon itu di bawahnya membentuk humus yang menyerap air yang kemudian menjadi sumber air yang dimanfaatkan manusia.

Apabila gunung dan hutan itu tidak dijaga dengan baik, maka akan menimbulkan bahaya yang mengerikan, seperti banjir yag menghanyutkan, sumber air yang kering dan menimbulkan kebakaran di hutan-hutan. Allah s.w.t. menciptakan berbagai macam sungai di permukaan bumi dan menyalurkan air hujan yang ada di gunung-gunung dan di dataran rendah. Melalui sungai-sungai itu manusia membuat dam atau bendungan yang sangat besar kemudian airnya dialirkan sebagai air irigasi untuk mengairi berbagai macam sawah dan ladang. Dengan demikian, umat manusia dapat mengaktifkan pertanian dan menghasilkan berbagai macam tumbuhan, baik berupa makanan pokok, buah-buahan dan sayuran.

Dijadikannya juga bagi umat manusia dataran-dataran yang rata dengan kemiringan yang sangat minim sehingga dijadikan tempat tinggal dan lahan pertanian yang sumbur bagi umat manusia. Semua itu mengarahkan umat manusia agar senantiasa bersyukur kepada Allah s.w.t. dan meningkatkan iman dan ketakwaannya.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآياَتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

 

KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلَهُ, أَرْسَلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ وَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعْ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ. اَللّهُمَّ ارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ وَعَنْ جَمِيْعِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ اَللّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا كَامِلًا وَيَقِيْنًا صَادِقًا وَقَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَتَوْبَةً نَصُوْحًا اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمْسُلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ اَللّهُمَّ أَصْلِحِ الرُعَاةَ وَالرَّعِيَّةَ وَاجْعَلْ إِنْدُوْنِيْسِيَّا وَدِيَارَ الْمُسْلِمِيْنَ آمِنَةً رَخِيَّةً رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فىِ السِّرِّ وَالْعَلَنِ وَجَانِبُوْا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِيْ الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.