PCI NU Hong Kong Gelar Istighosah Harlah ke-101 NU, Resmi Buka Safari Ramadhan 1447 H

0

RISALAH NU ONLIE, ‎Hong Kong – Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Hong Kong menggelar Istighosah dan Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-101 Nahdlatul Ulama sekaligus 12 tahun khidmat PCI NU Hong Kong, Ahad (15/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan spiritual sekaligus konsolidasi organisasi warga Nahdliyin di wilayah tersebut. Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri jajaran Mustasyar, Syuriah, dan Tanfidziyah PCI NU Hong Kong, serta badan otonom (Banom) di antaranya Muslimat NU, Fatayat NU, IPPNU, dan Pagar Nusa. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan soliditas struktur dan komitmen bersama dalam merawat tradisi ke-NU-an di tengah komunitas diaspora Indonesia di Hong Kong.

‎Tak hanya menjadi ajang istighosah dan tasyakuran, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Kick Off Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Safari ini dirancang sebagai rangkaian program dakwah dan penguatan spiritual warga Nahdliyin selama bulan suci Ramadhan mendatang. Pembukaan resmi Safari Ramadan dilakukan oleh Pengurus Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU), KH Ahmad Rosyidin Mawardi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi PCI NU Hong Kong dalam menjaga denyut organisasi sekaligus membumikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di luar negeri.

‎Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Rosyidin Mawardi menekankan pentingnya rasa syukur sebagai fondasi utama kehidupan, khususnya bagi warga Nahdliyin yang merantau. Ia mengingatkan agar seluruh jamaah tidak pernah berhenti bersyukur atas limpahan rezeki dan nikmat yang telah diberikan Allah SWT. “Warga Nahdiyin di Hong Kong patut bersyukur. Allah telah memberikan rezeki yang lengkap: pekerjaan dengan penghasilan tetap, kesehatan yang terjaga, dan yang paling mahal adalah iman serta hidayah,” ujarnya di hadapan jamaah.

‎Menurutnya, iman dan hidayah merupakan anugerah terbesar yang harus dijaga dengan terus berkhidmat dan menghidupkan jam’iyah NU di tanah rantau. Ia menegaskan bahwa keberadaan NU di Hong Kong bukan sekadar simbol organisasi, melainkan wadah perjuangan untuk merawat tradisi, memperkuat ukhuwah, dan menebar kemaslahatan. Momentum Harlah ke-101 NU dan 12 tahun khidmat PCI NU Hong Kong ini, lanjutnya, harus dijadikan sarana evaluasi sekaligus penguatan langkah ke depan. Safari Ramadan 1447 H diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan spiritual yang mempererat solidaritas warga sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci.

‎Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan bagi NU, PCI NU Hong Kong, serta seluruh warga Nahdliyin agar senantiasa istiqamah dalam berkhidmat dan menjaga nilai-nilai keislaman di perantauan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.