Perkuat Ketahanan Sosial, NU Siapkan Konsolidasi Kader dan Ekosistem Pangan

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Alissa Wahid mengungkapkan saat ini PBNU tengah merancang strategi komprehensif untuk membangun jejaring ketahanan sosial yang lebih kokoh bagi warganya, guna menghadapi situasi yang tidak menentu.

“(Kami membahas) bagaimana kita bisa membangun jejaring ketahanan sosial bagi warga NU. Terus, itu tadi kita membicarakan tentang potensi yang dimiliki oleh NU,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Alissa usai Rapat di Gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis, (9/4/26).

Beliau menyebut penguatan ketahanan sosial tersebut akan melibatkan peran lembaga-lembaga NU, misalnya Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam), dan Tim Digital serta basis massa kader yang masif di tingkat akar rumput.

“Juga banyak inisiatif lokal warga yang itu perlu mendapatkan dukungan untuk lebih kuat. Selain itu, kita juga perlu untuk mengadvokasi kebijakan pemerintah yang terkait dengan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Terdapat beberapa pilar krusial yang menjadi fokus dalam upaya pembangunan ketahanan ini, yakni Transformasi Penggunaan Energi, Jejaring Pengaman Sosial Ekonomi, Reorientasi Pendayagunaan Koin NU untuk Ta’awun ljtima’iy (Ta’awun Akar Rumput), serta Penguatan Kohesi Sosial.

Sebagai langkah konkret, PBNU juga berencana melibatkan pengurus di tingkat daerah (PCNU) untuk melakukan konsolidasi kader.

“Rencana tindak lanjutnya nanti kita akan melibatkan PCNU untuk mengonsolidasikan kader-kadernya dan juga potensi lokalnya agar bisa membangun ketahanan warga, termasuk membangun ekosistem pangan warga NU,” pungkas Ning Alissa.

(Anisa).

Leave A Reply

Your email address will not be published.