RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Kamis (11/06), Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026.
Munas dan Konbes NU akan digelar pada 19 – 21 Juni di Dua lokasi, yakni Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri dan Pesantren Syaikhona Cholil Bangkalan, Madura. ”Insyallah, Presiden akan hadir pada pembukaan Munas Konbes NU,” ujar Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori kepada Risalah NU Online, usai rapat di Gedung PBNU, Jakarta.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2025 dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-102 NU di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2025 lalu.
Dikatakan Kiai Said Asrori bahwa seluruh proses persidangan dan musyawarah akan dipusatkan di Pesantren Al Falah Ploso. Sementara pembukaan atau penutupan dirancang berlangsung di Bangkalan, Madura.
“Tadi sudah dirancang oleh Organizing Committee (OC) bahwa pembukaan atau penutupan bisa di Madura, tetapi semua proses sidang-sidang musyawarah di Ploso. Hanya kemungkinan kalau pembukaan itu bisa dihadiri Presiden, ya di Madura,” ujarnya.
Meskidemikian, kepastian kehadiran Presiden masih menunggu keputusan fix dari Istana, karena bersamaan dengan kunjungan Presiden ke Negara Turky. ”Ya, kita nanti lihat-lihatlah. Bisa fleksibel,” jelasnya.
Kiai Said Asrori menambahkan, pembukaan maupun penutupan Munas-Konbes NU 2026 dimungkinkan berlangsung di Madura, dengan penutupan diisi istighosah sebagai wujud kebersamaan agar seluruh rangkaian berjalan baik, lancar, dan membawa kebahagiaan bersama.
Terkait tema besar Munas dan Konbes NU, sampai hari ini, kepanitiaan masih memproses dan melakukan komunikasi. Sedangkan keputusannya diserahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan Ketua Umum. Untuk logo telah diusulkan dan dianggap baik oleh Rais Aam serta Ketua Umum, sehingga dinilai sudah dapat diterima. “Logo sudah fix, Rais Aam dan Ketum oke,” katanya.
Sementara itu, Ketua OC Munas dan Konbes NU 2026 H Saifullah Yusuf berharap Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) untuk mempersiapkan diri dengan baik dan menyampaikan usulan-usulan yang dapat dibahas dalam Munas dan Konbes.
Ia juga menyampaikan bahwa Ploso telah siap menjadi lokasi persidangan, dengan fasilitas yang dianggap memadai untuk mendukung jalannya Munas-Konbes. “Secara prinsip, Ploso sudah siap untuk ditempati persidangan-persidangannya. Kemudian, fasilitas-fasilitas lain yang insyaallah cukup memadai, hubungannya juga memadai,” pungkasnya. (hud).