Digelar Besok, Ini Rundown Apel Hari Santri Nasional 2026 PBNU di Pesantren Tebuireng

0

RISALAH NU ONLINE, JOMBANG — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Pesantren Tebuireng bakal menggelar Apel Akbar Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada Kamis, 22 Oktober 2026. Acara yang dipusatkan di Lapangan Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur ini dirancang berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai dengan serangkaian agenda khidmat dan atraktif.

Berdasarkan surat edaran bernomor 2492/I/HM 00 01/PENG/X/2026 yang ditandatangani Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), seluruh civitas akademika pesantren diminta hadir tepat waktu. Para peserta diimbau mengenakan busana dominan putih, lengkap dengan sarung hitam dan songkok bagi peserta putra.

Berdasarkan susunan acara resmi, alur dan rundown pelaksanaan Apel HSN 2026 adalah sebagai berikut:

• 06.00 – 07.00 WIB: Kedatangan dan penataan barisan peserta di Lapangan Pesantren Tebuireng.

• 07.00 – 07.10 WIB: Pengondisian barisan serta aba-aba lapangan yang dipimpin oleh Komandan Apel.

• 07.10 – 07.15 WIB: Inspektur Apel memasuki lapangan dilanjutkan dengan laporan Pemimpin Barisan.

• 07.15 – 07.20 WIB: Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Apel.

• 07.20 – 07.30 WIB: Pembacaan Teks Resolusi Jihad oleh perwakilan Dzuriyah.

• 07.30 – 07.45 WIB: Penyampaian Amanat Inspektur Apel oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz.

• 07.45 – 07.55 WIB: Menyanyikan lagu Mars Syubbanul Wathan dan Mars Hari Santri secara bersama-sama dipandu tim paduan suara.

• 07.55 – 08.10 WIB: Pembacaan doa oleh Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, dilanjutkan laporan penutupan dan penyerahan penghormatan saat Inspektur Apel meninggalkan lokasi.

• 08.10 – 08.20 WIB: Penampilan spesial Teater Santri yang membawakan reka ulang aksi heroik lahirnya Resolusi Jihad.

• 08.20 – 09.00 WIB: Sesi ramah tamah yang dibagi ke dalam dua lokasi, yakni Gedung UNHASY bagi guru, karyawan, dan undangan umum, serta Gedung Museum KH. Hasyim Asy’ari (Museum HA) bagi Pengurus PBNU, Dzuriyah, dan undangan VIP.

(Anisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.