Wujud Pengabdian dan Kecintaan Alam, Hipampala SMA Wahid Hasyim Kawal Kebersihan di Apel HSN Tebuireng

0

RISALAH NU ONLINE, JOMBANG — Di balik khidmatnya gelaran Apel Akbar Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 PBNU di Pesantren Tebuireng, terdapat aksi nyata para santri dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan arena acara. Puluhan anggota Himpunan Pemuda Muslim Pecinta Alam (Himpampala) SMA A. Wahid Hasyim diterjunkan secara khusus untuk mengawal kebersihan area Lapangan Tebuireng.

Ketua Himpampala, Zahir Avicenna, menjelaskan bahwa pengerahan puluhan anggotanya ini merupakan bagian dari tradisi pengabdian santri kepada pondok pesantren. Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Himpampala menurunkan kekuatan penuh yang terbagi ke dalam dua kategori keanggotaan.

“Jadi dibagi menjadi dua, ada senior aktif dan ada junior. Kalau dari senior aktif kita mempunyai 31 anggota, dan junior sekarang ada 38 anggota, semuanya diturunkan untuk mengabdi,” ujar Zahir pada Kamis, (22/10/26).

Zahir menambahkan, pelibatan anggota Himpampala untuk membersihkan fasilitas pondok pada momen-momen besar, seperti perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus maupun Hari Santri, sudah menjadi adat istiadat dan kebiasaan turun-temurun sebagai bentuk bakti kepada pesantren.

Selain aktif dalam aksi kebersihan lingkungan pondok, ekstrakurikuler Himpampala memiliki program rutin yang berjalan setiap hari Selasa. Kegiatan tersebut difokuskan pada tiga bidang utama, yaitu keorganisasian, olahraga, dan lingkungan hidup. Melalui pilar lingkungan hidup, para santri ditekankan untuk memiliki kepedulian tinggi terhadap alam, seperti merawat tumbuhan, menjaga kebersihan malam-malam di alam bebas, hingga mengadakan kegiatan penjelajahan ke gunung bersama anggota lain.

Aksi nyata para santri ini turut mengiringi kemeriahan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang dipusatkan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Acara tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat Resolusi Jihad dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa kini.

Apel akbar tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di antaranya Rais Aam KH Miftahul Akhyar, Katib Aam Prof Muhammad Nuh, Katib Syuriah PBNU Syaifullah Yusuf, serta Rais Syuriah KH Anwar Manshur.

(Anisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.