Manifesto Santri untuk Menjaga Martabat Pesantren dan Kehormatan Kiyai

0

RISALAH NU ONLINE, JOMBANG – Selain menggelar apel peringatan hari santri 2025 di Lapangan Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Rabu (22/10), PBNU juga telah mengeluarkan manifesto santri dalam menjaga martabat pesantren dan kehormatan Kiai.

Berikut bunyi manifesto santri di hari santri 2025:

Bismillahirrahmanirrahim,

Kami, santri Indonesia, dengan penuh rasa syukur memperingati Hari Santri ke-10 Tahun 2025 sekalipun telah dinodai oleh konten penuh kebencian yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi. Tayangan tersebut menjadi kado pahit Hari Santri karena telah menginjak-injak kehormatan kiai dan keluhuran nilaI-nilai pesantren, serta merendahkan martabat Nahdlatul Ulama.

Tindakan tersebut bukan sekadar kesalahan editorial, melainkan penghinaan nyata terhadap pilar moral bangsa.Maka, dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, kami menegaskan:

Pertama, kiai dan pesantren adalah kehormatan kami. Mereka adalah pewaris para nabi, sumber spiritualitas umat, dan penjaga moral bangsa.

Kedua, kami mengecam keras tayangan “Xpose” Trans7 yang telah menyebarkan fitnah, merendahkan ulama, dan mengancam harmoni kebangsaan. Ini adalah

penistaan terhadap ilmu dan akhlak.

Ketiga, kami menyadari adanya gerakan sistematis untuk melemahkan peran kiai dan pesantren dalam kehidupan berbangsa. Kami tidak akan membiarkan umat

terpisah dari ulamanya.

Keempat, kami menyerukan seluruh santri untuk bersatu dalam jihad moral: menjaga kehormatan kiai dan membela martabat pesantren dengan cara yang cerdas, terukur, dan bermartabat.

Kelima, kami menuntut negara bertindak tegas terhadap setiap pihak yang merusak sendi kebangsaan dan keagamaan. Kebebasan berekspresi tidak boleh menjadi kedok untuk melukai umat dan memecah belah bangsa.

Hasbunallah wani’mal wakil, ini’mal mawla wa ini’man nashir. Wala hawla quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim. (hud).

 

 

 

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.