BoP Targetkan US$5 Miliar untuk Gaza, Indonesia Nyatakan Komitmen Kontribusi
RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) menyebut bahwa Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya rekonstruksi Gaza melalui mekanisme Board of Peace (BoP), seiring rencana forum internasional tersebut menghimpun komitmen pendanaan miliaran dolar untuk pembangunan kembali wilayah Palestina yang terdampak.
Juru Bicara II Kemlu RI, Vahd Nabyl mengatakan bahwa meskipun tidak ada kewajiban bagi negara anggota untuk memberikan donasi, Indonesia tetap berkomitmen mendukung rekonstruksi Gaza melalui kontribusi yang akan dibahas lebih lanjut.
“Mengenai donasi tadi sebenarnya memang tidak ada kewajiban untuk membayar sebagai anggota BOP. Namun Indonesia memang memiliki komitmen untuk berkontribusi yang tujuannya adalah untuk membantu konstruksi di Gaza,” ujar Nabyl dalam konferensi pers di Kemlu RI, Kamis (19/02/2026).
Ia menambahkan bahwa besaran dan bentuk kontribusi tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan mengikuti ketentuan nasional.
“Ini nantinya akan dilakukan banyak hal-hal teknis yang masih akan dibahas untuk jumlah dan sebagainya dan akan mengikuti ketentuan nasional seperti itu,” katanya.
Komitmen kontribusi tersebut disampaikan menjelang pertemuan perdana BoP yang digelar di Washington pada 19 Februari 2026. Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas implementasi rekonstruksi serta kelanjutan gencatan senjata di Gaza. Presiden Prabowo Subianto turut menghadiri forum tersebut sebagai bagian dari keterlibatan Indonesia dalam BoP.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa negara-negara anggota BoP telah menjanjikan lebih dari US$5 miliar atau sekitar Rp84 triliun untuk rekonstruksi dan bantuan kemanusiaan di Gaza. Komitmen dana tersebut dijadwalkan diumumkan dalam pertemuan perdana BoP di Washington. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung pembangunan kembali infrastruktur dan pemulihan kondisi di Gaza yang mengalami kerusakan.
(Anisa)