Dorong Indonesia Emas 2045, Menteri PPPA Soroti Peran Muslimat NU di Akar Rumput

0

RISALAH NU ONLINE, KALIMANTAN UTARA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sekaligus Ketua Umum Muslimat NU, Arifah Fauzi menegaskan pentingnya peran strategis perempuan, khususnya melalui organisasi kemasyarakatan seperti Muslimat NU, dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Menteri Arifah menjelaskan, keterlibatan perempuan merupakan bagian penting dari arah kebijakan pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Astacita poin keempat, yang menekankan pengembangan sumber daya manusia melalui sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas.

“Jumlah penduduk Indonesia yang didominasi oleh perempuan dan anak menjadikan perempuan sebagai faktor kunci dalam penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Arifah pada peringatan Hari Lahir ke-80 Muslimat NU yang digelar di Kalimantan Utara, Ahad (11/1/2025).

Menurutnya, kontribusi perempuan dalam pembangunan tidak terlepas dari peran organisasi perempuan yang bekerja langsung di tingkat masyarakat. Muslimat dan Fatayat NU dinilai memiliki posisi strategis karena program dan layanannya menjangkau hingga akar rumput, terutama di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa sinergi antara organisasi perempuan dan pemangku kebijakan dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintah, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), serta keterlibatan perempuan dalam kepengurusan Koperasi Desa Merah Putih.

Dukungan terhadap peran Muslimat NU juga disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala. Ia menilai keberadaan Muslimat NU di Kalimantan Utara telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan peran perempuan di berbagai sektor pembangunan daerah.

“Muslimat NU tidak hanya berperan di bidang keagamaan, tetapi juga memberikan dampak nyata di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga,” kata Ingkong Ala.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Tarakan, Siti Laela Al Hafidzoh, mengajak seluruh anggota Muslimat NU di Kalimantan Utara untuk terus meningkatkan kontribusi dan peran aktif dalam organisasi demi melahirkan perempuan yang cerdas, berdaya, dan bermanfaat bagi masyarakat.

(Anisa).

Leave A Reply

Your email address will not be published.