RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan program Z-Ifthar Ramadan sebagai upaya memperkuat syiar dakwah dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis masjid, salah satunya di Masjid Al-Falaah, Perum Muslim Al-Falaah 3 Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (24/2/2026), dan dihadiri oleh perwakilan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama RI.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM., yang diwakili Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, Faisal Qosim, Lc., MA., CFRM, menyatakan, kehadiran Z-Ifthar ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan syiar Ramadan yang lebih lengkap.
Menurutnya, masjid kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pelayanan bagi jamaah dan warga sekitar.
“Kehadiran Z-Ifthar ini menyempurnakan bahkan lebih meningkatkan syiar Ramadan. Ini adalah kerja sama strategis yang perlu kita lanjutkan. Insya Allah, program ini memberikan keberkahan bagi jamaah dan para pengusaha kecil, tidak hanya di lingkungan perumahan muslim, tetapi juga secara umum di Tangerang Selatan,” ujar Ustaz Faisal.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Subdit Kemasjidan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag RI, Nurul Badruttamam, S.Ag, M.A., memberikan apresiasi tinggi atas program perdana hasil kerja sama antara Kemenag dan BAZNAS RI. Ia berharap jangkauan program ini dapat terus diperluas di masa mendatang.
“Ini program yang sangat luar biasa bersama 30 masjid di seluruh Indonesia. Semoga di Ramadan 2027 dukungan ini bisa ditambah lagi, kalau bisa dua kali lipat atau tiga kali lipat. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi kini lebih tren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Dari masjidlah akan tumbuh pengusaha kecil yang nantinya menjadi pengusaha besar,” ungkap Kiai Nurul.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan bantuan dana sebesar Rp150 juta per masjid melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) telah terdistribusi dengan rapi. Program Z-Ifthar ini pun menjadi pelengkap yang krusial bagi keberlangsungan usaha para jamaah.
Sementara itu, Wakil Ketua DKM Masjid Al-Falaah, H. Muhammad Muksin, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan nyata BAZNAS dan Kemenag. Ia menilai bantuan tersebut sangat berdampak bagi para pelaku UMKM di wilayah perumahannya.
“Kami sangat terbantu, terutama teman-teman UMKM di wilayah perumahan Al-Falaah. Kami berharap ada kerja sama berkelanjutan lainnya untuk mendukung operasional masjid ke depannya,” tuturnya.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Aris, salah satu penerima manfaat gerai Z-Ifthar yang sebelumnya merupakan ibu rumah tangga. Berawal dari usaha suplainya di bidang perlengkapan laundry, ia kini mendapatkan akses permodalan dan pemasaran melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM).
“Bazar Z-Ifthar ini sangat membantu. Tadinya saya hanya berjualan di rumah atau melalui WhatsApp, tapi dengan adanya bazar seperti ini, warga komplek hingga warga luar komplek jadi mengetahui produk-produk UMKM kami. Saya berharap program BMM dan pendampingan seperti ini terus ada untuk memantau perkembangan usaha kami ke depan,” ujar Aris. (hud).