Presiden Imbau Rakyat Harus Siap Hadapi Kesulitan Ekonomi Akibat Perang Timur Tengah

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersiap menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu.

Berbeda dengan narasi optimistis yang biasa disampaikan pejabat publik, Prabowo memilih untuk bicara jujur mengenai ancaman krisis global. Menurutnya, dinamika perang di Timur Tengah dan sisa-sisa konflik di Eropa telah membawa dampak yang mulai menjalar ke tanah air.

“Kita tidak boleh pura-pura tidak ada kesulitan. Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan,” tegas Presiden dikutip dari live YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, (10/3/26).

Presiden menjelaskan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia sebenarnya cukup besar untuk meredam guncangan eksternal. Namun, ia menyentil keras perilaku birokrasi dan pengusaha yang masih gemar “bermain” di tengah ancaman krisis.

Prabowo menyebutkan bahwa kekayaan negara yang seharusnya menjadi benteng saat bencana atau krisis, justru banyak yang hilang akibat praktik kolusi dan pengusaha nakal.

“Korupsi dan penyalahgunaan wewenang ini yang mengakibatkan kebocoran negara. Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang, kekayaan yang seharusnya bisa kita gunakan untuk menghadapi krisis apapun,” lanjutnya.

Menghadapi tantangan global tersebut, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk memangkas anggaran yang tidak strategis, seperti pembangunan monumen atau gedung-gedung mewah. Fokus pemerintah dalam waktu dekat adalah memastikan ketahanan energi dan pangan agar rakyat kecil tidak menjadi korban pertama dari kenaikan harga komoditas global.

Ia menekankan bahwa langkah-langkah darurat, termasuk pembangunan infrastruktur kecil di desa-desa terpencil, adalah prioritas untuk menjaga stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput.

“Saya harus jujur kepada seluruh rakyat. Kita akan keluar lebih kuat dari krisis ini, tapi syaratnya kita harus kelola kekayaan kita dengan lebih baik dan kendalikan kebocoran yang ada,” tutup Presiden.

(Anisa).

Leave A Reply

Your email address will not be published.