Musim Haji 2026, Dubes Arab Saudi Yaqinkan MUI Pelaksanaan Ibadah Haji Aman

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi memastikan pelaksanaan musim haji tahun 2026 berlangsung tertib dan aman. Faisal menegaskan Arab Saudi sejak masa lalu, masa sekarang dan masa depan akan selalu dalam keadaan aman.

“Dan sekali lagi, pelaksanaan haji (tahun ini) berjalan sesuai rencana pemerintah. Itulah rencana yang akan kita jalankan, tidak ada masalah,” ungkapnya di kediaman pribadinya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).

Kehadiran Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar didamping sejumlah Dewan Pimpinan MUI di kediaman pribadi Dubes Arab Saudi untuk memenuhi undangan silaturahim Kedubes Arab Saudi.

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia mendoakan agar jamaah haji Indonesia bisa melaksanakan ibadah haji dengan aman dan nyaman, serta mendapatkan ganjaran setimpal.

Sementara itu, Ketua Umum MUI KH M Anwar Iskandar menyampaikan terimakasih kepada Arab Saudi yang selalu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji dan umrah Indonesia.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setiap tahun (jamaah haji Indonesia) mendapatkan pelayanan terbaik dari seluruh bangsa Arab Saudi,” kata Kiai Anwar.

Kiai Anwar menyebut bangsa Arab Saudi selalu memberikan penghargaan dan penghormatan kepada umat Islam Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji. Begitu juga dengan jamaah umrah.

“Setiap hari yang menjalankan ibadah umrah selalu mendapatkan pelayanan, perlindungan, kehormatan yang memuaskan. Kami menyampaikan terimakasih,” ungkapnya.

Sebagai wujud komitmen sesama Muslim, Kiai Anwar menyerukan bangsa dan pemerintah Indonesia untuk tetap bersama-sama menjaga Tanah Suci.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan persiapan operasional pemberangkatan jamaah haji tahun 1447 H/2026 M berjalan sesuai rencana (on track) dan telah mencapai progres hampir 100 persen.

Hal tersebut disampaikan dalam acara pertemuan dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur.

Dalam arahannya, Menhaj menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini harus menjadi potret pelayanan publik yang lancar, bersih, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

Mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan kuota jamaah haji terbesar di Indonesia, perannya dinilai sangat strategis sebagai barometer keberhasilan nasional.

(hud/dam).

Leave A Reply

Your email address will not be published.