RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) melakoni tugas perdananya dengan mengunjungi kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jum’at (04/09).
Gus Kikin kali pertama ngantor pasca terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada Senin (31/8) lalu.
Dari Jombang, Gus Kikin tiba di kantor PBNU sekitar pukul 09.00 disambut oleh Bendahara Umum PBNU (H Gudfan Arif), Ketua PWNU DKI Jakarta (KH Syamsul Ma’arif), Sekretaris PWNU (M. Bahaudin), Kepala Sekretariatan PBNU (H Mas’ud Saleh), Kepala Perpustakaan PBNU (KH Ahmad Satiri), para pengurus NU dan ratusan staf dan karyawan PBNU.
Ruangan pertama yang disambangi Gus Kikin adalah ruangan pojok Gus Dur yang merupakan ruangan khusus sejarah perjalanan Gus Dur, yang terdiri dari kamar pribadi Gus Dur ketika menjabat Ketua PBNU, koleksi barang-barang milik Gus Dur dan arsip tentang Gus Dur. ”Alhamdulillah, alhamdulillah,” syukur Gus Kikin saat memasuki ruangan pojok Gus Dur.
Setelah keliling ruangan Gus Dur, Gus Kikin berbincang bincang tentang PBNU dan rencana kedepan dengan para pendamping di meja besar yang berada di ruangan pojok Gus Dur.

Begitu keluar ruangan, Gus Kikin disambut para staf dan karyawan PBNU. Bersalaman dan berpose foto bersama untuk mengabadikan momen penting tersebut dengan punuh gembira.
Kemudian, Gus Kikin menyambangi ruangan lantai 3 gedung PBNU yang merupakan ruangan khusus kantor Ketua Umum PBNU, ruangan kesekjenan dan para pejabat NU lainnya. Didalam ruangan, Gus Kikin terlihat istirahat di sofa yang tersedia dan makan nasi kembuli bersama pengurus lain.
Menurut informasi, Gus Kikin akan sering berkantor di PBNU setelah tim formatur menetapkan kepengurusan PBNU yang definitiv sebulan pasca muktamar dan pelantikan PBNU masa khidmat 2026 – 2031.
Mengenai waktu pengumuman susunan kepengurusan baru, tim formatur diberikan batas waktu selama satu bulan setelah pelaksanaan muktamar. Keputusan akhir nantinya diserahkan kepada Rais Aam, Ketua Umum terpilih, serta anggota formatur pendamping.
“Kita tunggu saja, kita serahkan sepenuhnya dan diberi waktu satu bulan setelah selesai Muktamar,” tutur Ketua OC Muktamar NU, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kantor PBNU, Jakarta, pada Kamis, (3/9/26) kemarin. (khoeron).