RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, di Kantor PBNU, Jakarta. Pertemuan ini merupakan kunjungan resmi pertama Dubes India sejak pucuk kepemimpinan PBNU saat ini bergulir.
Ketua Umum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal membangun komunikasi yang lebih erat, terutama dengan negara-negara di kawasan Asia Selatan.
“Ini sangat berarti, karena ya memang kita butuh untuk membangun komunikasi-komunikasi, terutama paling tidak di negara-negara kawasan. Ini termasuk adalah negara di Asia Selatan dan di India juga cukup banyak warganya yang memeluk Islam juga,” ungkapnya di Gedung PBNU Lt.3, Jakarta pada Selasa, (13/10/26).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pertemuan awal ini berfokus pada saling kenal serta menjajaki potensi kerja sama konkret di bidang pendidikan pada masa mendatang.
“Secara umum itu kita sudah bicara mengenai bagaimana sekolah-sekolah NU memiliki beberapa universitas dan itu nanti mungkin ada pembicaraan lebih lanjut supaya bisa dibahas lebih konkret lagi di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan apresiasinya atas penyambutan hangat dari PBNU. Pihaknya melihat potensi besar kerja sama di bidang teknologi informasi dan pendidikan tinggi antara India dan lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Ia memberikan penjelasan mengenai sekolah dan universitas yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, dan kami telah menawarkan beasiswa khususnya di bidang teknologi dan bahasa Inggris. Beliau menyampaikan akan mendiskusikannya dengan tim PBNU dan menyampaikan kembali kepada kami. Jadi saya yakin ada banyak peluang kemitraan teknologi antara India dan Indonesia,” terangnya.
Dubes India juga menegaskan kekagumannya terhadap peran besar Nahdlatul Ulama di Indonesia maupun dunia. Dan Ia gembira dapat bermitra dengan Nahdlatul Ulama. Selain pembahasan beasiswa dan kemitraan pendidikan, Dubes India juga menyampaikan rencana untuk melanjutkan tradisi kebersamaan melalui acara Buka Puasa Bersama (Iftar) tahunan antara Kedutaan Besar India dan PBNU.
(Anisa)