Sukseskan Penyelenggaraan Haji 2026, Kemenhaj RI – Kemenhaj Saudi Teken MoU

0

RISALAH NU ONLINE, JEDDAH – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M. MoU digelar di Kantor Kementrian Haji Arab Saudi di Jeddah, pada Selasa 11 Oktober 2025.

MoU dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah RI, H. Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, serta dihadiri jajaran pejabat tinggi dari kedua negara.
Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas sejumlah isu utama penyelenggaraan haji, terutama berkaitan dengan Istitā‘ah kesehatan, pelaksanaan Dam, serta sinkronisasi data layanan.

”Dalam diskusi utama difokuskan lebih pada penekankan tentang istitā’ah kesehatan jemaah haji. Pemerintah Indonesia akan memperketat proses pemeriksaan dan memastikan seluruh calon jemaah memenuhi standar kesehatan,” ujarnya.

Selain membahas masalah istitā‘ah kesehatan dan pelaksanaan dam. Gus Irfan juga memastikan terkait jumlah kuota haji 2026. Bahwa Indonesia dipastikan mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000.
”Jadi, untuk kedatangan seluruh jemaah haji Indonesia tahun 2026 akan datang melalui udara,” ungkapnya.

Setelah melakukan penandatanganan, keduabelah pihak melakukan komitmen bersama untuk sukses haji tahun 2026. Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pula komitmen kerja sama penuh antara Indonesia dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Keberhasilan Haji Indonesia dianggap sebagai keberhasilan dari Kementerian Haji Saudi. Hal ini mencerminkan kerja keras dan dukungan penuh dari pihak Saudi untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan ibadah haji Indonesia.
(hud/Humas Kemenhaj RI).

Leave A Reply

Your email address will not be published.