RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menetapkan Ramadan 2026 sebagai momentum penguatan peran zakat dalam mendukung pemulihan bencana dan layanan kemanusiaan berskala nasional. Fokus utama diarahkan pada wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa tema yang diusung pada Ramadan tahun ini adalah “Zakat Menguatkan Indonesia”
“Zakat Menguatkan Indonesia mencerminkan semangat gotong royong nasional yang menyelaraskan kewajiban zakat menjadi kekuatan nyata bagi ketangguhan bangsa dalam menjawab berbagai persoalan besar, terutama kemiskinan, kebencanaan, dan ketertinggalan yang hingga kini masih menjadi tantangan nasional,” ujar Kiai Noor di Gedung BAZNAS, Senin, (2/2/26) Malam.
Selama masa tanggap darurat bencana di Sumatra, BAZNAS telah menyalurkan lebih dari 3 juta porsi makanan melalui dapur umum dan pos layanan yang tersebar di berbagai wilayah terdampak. Selain itu, layanan kesehatan, distribusi logistik, serta bantuan darurat terus dilakukan hingga fase pemulihan.
Memasuki Ramadan, BAZNAS melanjutkan program recovery dengan membangun hunian tetap, masjid dan mushala darurat, serta fasilitas pendukung seperti akses air bersih dan MCK. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah pembangunan Kampung Cahaya Zakat di tiga lokasi prioritas, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
BAZNAS juga menjalankan program sosial Ramadan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi Kembali ke Sekolah melalui bantuan seragam, Kembali Kerja dengan dukungan modal usaha bagi penyintas yang kehilangan mata pencaharian, serta Kembali ke Rumah melalui pembangunan ratusan unit hunian.
Dalam rangka Ramadan, BAZNAS juga menyiapkan distribusi 125.000 paket zakat fitrah secara nasional bekerja sama dengan Perum Bulog. Selain itu, sebanyak 7.000 paket logistik dari King Salman Foundation akan disalurkan kepada mustahik sebelum Ramadan untuk mendukung kebutuhan berbuka puasa.
Layanan mudik Ramadan turut menjadi perhatian melalui program Mudik Bahagia, yang mencakup penyediaan bus mudik, pos siaga mudik, layanan kesehatan gratis, serta servis gratis bagi ribuan kendaraan pemudik.
(Anisa).