Kebutuhan Bansos Pascabencana Sumatra, Mensos Sebut Lebih Rp2 Triliun

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa kebutuhan anggaran bantuan sosial (bansos) untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra mencapai Rp2 triliun.

“Dana yang sudah siap digunakan, antara lain untuk santunan ahli waris, jaminan hidup, bantuan isi hunian, serta pemulihan sosial ekonomi bagi masyarakat terdampak,” ujar Gus Ipul dalam rapat koordinasi pemerintah dengan DPR RI di Jakarta, seperti laman Antara, pada Rabu, (18/02).

Dikatakan Gus Ipul, bahwa sekitar Rp655 miliar telah tersedia melalui pagu khusus dari total kebutuhan tersebut. Sedangkan sisanya diajukan melalui tambahan anggaran. Dan bantuan diberikan kepada ahli waris korban meninggal dunia telah disalurkan senilai lebih dari Rp14 miliar kepada 990 ahli waris. ”Nilai santunan sebesar Rp15 juta per korban,” ungkap Sekjen PBNU ini.

Untuk jaminan hidup, Kementerian Sosial telah menyalurkan lebih dari Rp20 miliar. Jumlah tersebut akan terus diperluas sesuai data yang telah diverifikasi.

Sementara itu, bantuan isi hunian senilai lebih dari Rp98 miliar telah siap disalurkan kepada lebih dari 32 ribu keluarga penerima manfaat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Eks Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) itu menegaskan bahwa pihaknya siap menyalurkan seluruh bantuan. Hal itu dilakukan setelah proses validasi data rampung dan terus berkoordinasi dengan BNPB serta pemerintah daerah.

“29 dari 53 kabupaten dan kota terdampak bencana telah tervalidasi dan siap menerima penyaluran bantuan sosial tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” sebut Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, proses validasi dilakukan bersama BNPB. Penetapan hasil validasi dilakukan bersama pemerintah daerah.

“Penetapan berita acara oleh kepala daerah, serta validasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelum bantuan dicairkan,” pungkas Gus Ipul. (hud/antr).

Leave A Reply

Your email address will not be published.