Gebyar HAN, Fatayat NU Bogor Gelar Pojok Mewarnai dan Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak

0

RISALAH NU ONLINE, BOGOR – Memeriahkan Hari Anak Nasional, PC Fatayat NU Kabupaten Bogor menggelar kegiatan “Fatayat NU Kabupaten Bogor Sahabat Anak” di Taman Siliwangi, Cibinong, Minggu (26/7/2026). Mengusung semangat “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan diisi dengan sejumlah aktivitas ramah anak, mulai dari pojok mewarnai, edukasi mengenai hak dan perlindungan anak, hingga pembukaan layanan pengaduan bagi korban kekerasan.

Ketua Panitia Gebyar HAN 2026 PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, Shovia Sholahiah Humaira, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dihadirkan di ruang publik agar pesan tentang perlindungan anak semakin dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu menjadi pengingat bagi orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, maupun organisasi sosial bahwa memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman merupakan tanggung jawab bersama.

“Agenda ini menjadi pengingat bagi kita bahwa perlindungan anak adalah kewajiban bersama. Anak membutuhkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk tumbuh, belajar, bermain, serta menyampaikan apa yang mereka rasakan,” ujar Shovia.

Selain menyediakan aktivitas yang menyenangkan bagi anak, PC Fatayat NU Kabupaten Bogor juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan.

Layanan tersebut dibuka melalui Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) PC Fatayat NU Kabupaten Bogor.

Ketua LKP3A PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, Maria Ulva menjelaskan, lembaganya siap menerima pengaduan berbagai bentuk kekerasan, baik yang dialami perempuan maupun anak.

Pengaduan yang diterima selanjutnya akan ditindaklanjuti dan dirujuk kepada layanan atau pihak terkait sesuai kondisi serta kebutuhan korban.

“Sesuai dengan tugas dan fungsi LKP3A, kami siap menerima pengaduan masyarakat terkait kekerasan. Setiap kasus tentu memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda, sehingga nantinya akan dilakukan rujukan sesuai dengan kebutuhan korban,” jelasnya.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, Nidlomatum MR, mengaku gembira melihat antusiasme masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, tingginya partisipasi keluarga menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi tempat strategis untuk mengampanyekan pemenuhan hak dan perlindungan anak dengan cara yang dekat dan menyenangkan.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bogor yang dinilai terus mendorong hadirnya tata ruang dan fasilitas publik yang semakin inklusif, termasuk memberikan perhatian terhadap perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan dan marginal.

“Kami senang sekali melihat antusiasme masyarakat. Ini menunjukkan bahwa ruang publik bisa menjadi ruang bersama untuk keluarga sekaligus tempat menyampaikan pesan-pesan penting tentang perlindungan anak,” kata Nidlomatum.

Menurutnya, hal tersebut salah satunya dapat dilihat dari keberadaan Taman Siliwangi, Cibinong, yang menyediakan ruang sederhana bagi masyarakat dan keluarga untuk beraktivitas dan berekreasi pada akhir pekan.

Lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Baitul Faizin juga membuat kawasan tersebut relatif mudah diakses masyarakat. Masjid yang berada di kompleks pemerintahan Kabupaten Bogor tersebut turut menyediakan sejumlah fasilitas prioritas bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Perhatian terhadap perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan perlu tercermin juga dalam ruang-ruang publik kita. Ketika fasilitas publik semakin mudah diakses semua orang, inklusivitas tidak berhenti menjadi gagasan, tetapi hadir dan bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

(Anisa/rls)

Leave A Reply

Your email address will not be published.