Semarak Muktamar ke-35 NU, Ini Rangkaian FATAYAT NU CONNECT 2026 di Jombang

0

Risalah NU ONLINE, Jombang – 
Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) turut menyemarakkan Muktamar ke-35 NU melalui rangkaian FATAYAT NU CONNECT 2026 di Jombang, Jawa Timur. Rangkaian ini memadukan kegiatan spiritual, pemberdayaan ekonomi, penguatan perlindungan perempuan dan anak, serta literasi dan kebudayaan.

Muktamar ke-35 NU akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Forum musyawarah tertinggi NU tersebut mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa”. (Muktamar NU)

Pj Ketua Umum PP Fatayat NU Dewi Winarti mengatakan FATAYAT NU CONNECT 2026 menjadi ruang bagi Fatayat NU untuk mengambil bagian dalam semarak Muktamar melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan kader dan masyarakat.

“Fatayat NU ingin menyemarakkan Muktamar dengan menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa pesan tentang khidmah, pemberdayaan, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan kehidupan sosial,” ujar Dewi di Jombang, Rabu (26/8/2026).

Rangkaian tersebut diawali dengan ikhtiar spiritual menjelang Muktamar melalui Doa untuk Bangsa atau Munajat Sepekan Menjelang Muktamar pada 22 Agustus 2026, yang juga dilengkapi dengan rangkaian doa dan istighosah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menguatkan doa dan harapan agar Muktamar berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan bagi jam’iyah dan masyarakat.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Fatayat NU menghadirkan Koperasi Yasmin melalui open booth pada 23–31 Agustus 2026. Koperasi Yasmin juga menjadi bagian dari Expo dan Bazaar Muktamar ke-35 NU yang berlangsung 19–31 Agustus 2026 di Area Sawah Urug, sepanjang timur Jalan Tanjung–Sariloyo dan Tambakberas, Jombang.

“Pemberdayaan ekonomi juga menjadi bagian penting dari khidmah perempuan NU. Kehadiran Koperasi Yasmin di tengah rangkaian Muktamar menjadi ruang untuk memperkenalkan dan menguatkan gerakan ekonomi kader,” kata Dewi.

Memasuki 28 Agustus 2026, FATAYAT NU CONNECT menghadirkan agenda utama Gathering Perempuan NU untuk Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren bertema “Bersama Membangun Pesantren yang Aman, Ramah Perempuan dan Anak”. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB di Pondok Pesantren Al-Amanah II dan diikuti sekitar 150 peserta.

Gathering tersebut mempertemukan pimpinan organisasi perempuan NU, Bunyai Nusantara, Nawaning Nusantara, pengasuh dan pengelola pesantren, aktivis perempuan dan anak, akademisi, praktisi, pendamping korban, serta mitra strategis. Forum ini diarahkan untuk menyamakan perspektif, memetakan persoalan, memperkuat peran organisasi, dan menyusun langkah kolaboratif dalam pencegahan serta penanganan kekerasan di pesantren.

Agenda berikutnya adalah Bedah Novel dan Film Ibadah dan Cinta pada pukul 13.30–15.30 WIB di Pondok Pesantren Al-Amanah II. Kegiatan yang diselenggarakan PP Fatayat NU bersama IPB Press, MBK Productions, dan Sinemata ini menghadirkan pemeran Berlliana Lovell dan Adhin Abdul Hakim, sutradara Jastis Arimba, serta produser Rendy Gunawan.

Rangkaian pada 28 Agustus kemudian dilanjutkan dengan Kampanye FANTIK (Fatayat NU Anti Kekerasan) pukul 16.30–18.00 WIB dengan pesan “Wujudkan Lingkungan Aman, Ramah, dan Nyaman bagi Perempuan dan Anak. Cegah Kekerasan!” Pada hari yang sama, Fatayat NU juga menggelar nonton bareng film Ibadah dan Cinta di New Star Cineplex Jombang. Keseluruhan agenda FATAYAT NU CONNECT 2026 menjadi bagian dari ikhtiar Fatayat NU menyemarakkan Muktamar ke-35 NU dengan mempertemukan semangat spiritualitas, pemberdayaan, kepedulian sosial, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan literasi dan kebudayaan.

Anty

Leave A Reply

Your email address will not be published.