PBNU Luncurkan Tema Hari Santri 2026 dan Gelar Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi meluncurkan logo dan tema Hari Santri 2026 usai mengumumkan struktur kepengurusannya di Gedung PBNU pada Rabu, (30/9/26) Malam. Pada peringatan tahun ini, PBNU mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” sebagai wujud refleksi perjuangan dan fondasi utama dalam merawat persatuan bangsa.

Sejalan dengan peluncuran tema tersebut, PBNU menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dari tingkat wilayah (PWNU), cabang (PCNU), majelis wakil cabang (MWCNU), hingga ranting (PRNU) di seluruh penjuru negeri untuk menggelar Malam Mujahadah Kemanusiaan. Gerakan solidaritas global ini ditujukan khusus bagi rakyat Palestina yang tengah memperjuangkan kemerdekaannya.

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menegaskan bahwa keterikatan NU dengan isu Palestina bukanlah sekadar tren sesaat, melainkan kelanjutan sikap historis para muassis (pendiri) NU sejak era sebelum kemerdekaan Indonesia.

“Ini sebetulnya ini memang isu yang yang belakangan ini ada belakangan, tetapi isu yang sudah sangat lama. Ini sejak dari tahun tahun ya 38, 39 itu zaman KH Hasyim Asy’ari, Hadratussyaikh sebagai Muassis NU dulu sudah menyuarakan untuk kemerdekaan Palestina. Nah kita lanjutkan lagi,” tegas Gus Kikin.

Selain menggelorakan solidaritas internasional, momen Hari Santri 2026 juga dirancang menjadi agenda krusial bagi konsolidasi internal organisasi. Gus Kikin menyampaikan bahwa prosesi pelantikan kepengurusan baru PBNU ditargetkan berlangsung pada momentum bersejarah tersebut.

“Kita targetkan nanti sekitar Hari Santri Nasional,” ujar Gus Kikin.

(Anisa).

Leave A Reply

Your email address will not be published.