RISALAH NU ONLINE, KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal menyatakan kesiapan penuh mendukung penyelenggaraan Kongres XXI Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Kongres XX Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang dijadwalkan berlangsung pada 26–30 November 2026 di Pondok Pesantren Darul Amanah, Kendal.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari (Tika) saat menerima audiensi Pengurus Pusat IPNU dan panitia pelaksanaan di Kantor Bupati Kendal, Senin (12/10/2026). Pertemuan ini dihadiri jajaran pimpinan pusat, wilayah, cabang IPNU-IPPNU hingga Sekretaris Daerah dan pimpinan DPRD Kendal yang juga merupakan alumni IPNU.
Bupati Kendal menegaskan komitmen jajarannya untuk memfasilitasi dan menyukseskan perhelatan tingkat nasional yang diperkirakan dihadiri hingga 3.000 peserta ini.
“Pemerintah Kabupaten Kendal siap bersinergi dan mendukung penuh tentunya sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang kami miliki,” ujar Bupati Tika.
Kesiapan ini diperkuat oleh jajaran Pemkab Kendal yang siap tampil totalitas, terutama mengantisipasi kehadiran tamu-tamu negara seperti jajaran Menteri hingga Presiden dan Wakil Presiden.
“Selaku tuan rumah yang baik tentu akan membantu semaksimal mungkin, agar para peserta tidak kapok dan terkesan dengan Kendal,” seloroh Tika hangat.
Ketua Umum PP IPNU, Muh. Agil Nuruzzaman, menyampaikan harapan besarnya terhadap sinergitas bersama pemerintah daerah.
“Kongres ini ruang konsolidasi nasional untuk merumuskan gagasan besar kader muda NU dalam menjawab tantangan zaman,” tegas Agil.
Sementara itu, Ketua OC Kongres IPPNU, Rosaliya, menjelaskan hasil audiensi bahwa pemilihan Ponpes Darul Amanah di Sukorejo, Kendal, sejalan dengan capaian Pemkab Kendal yang meraih anugerah Pesantren Award 2025 dari Kementerian Agama RI.
“Prestasi ini menjadi moda keyakinan bagi kami di OC karena kami ingin benar-benar merealisasikan tujuan IPPNU kembali ke Khittah, kembali ke pesantren,” terang Rosaliya.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari Pemkab Kendal memperkuat dorongan spiritual penyelenggaraan kongres di lingkungan pesantren.
“Dukungan Pemkab Kendal ini menjadi energi bagi kami untuk mengembalikan ruh perjuangan IPPNU ke akar aslinya yakni pesantren,” tambah Rosaliya.
Selain konsolidasi organisasi, perhelatan akbar ini diharapkan memberi dampak positif bagi sektor ekonomi, UMKM, dan pariwisata daerah. Pemkab Kendal mendorong hadirnya pameran ekonomi kreatif dan kolaborasi seni budaya lokal selama acara berlangsung.
“Ini menjadi ruang promosi Kabupaten Kendal secara nasional melalui kegiatan seni budaya yang memberdayakan pelaku seni lokal,” pungkas Tika.
(Anisa)