Sowan Ketum PBNU, Kapolri Ungkap Semangat Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan silaturrahmi kepada Ketua Umum PBNU KH Kikin A. Hakim (Gus Kikin). Kapolri dan jajarannya disambut Ketua Umum dan jajaran PBNU di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (29/10/26).

Selain silaturrahmi sebagai Kapolri yang baru. Kapolri menawarkan sinergitas kegiatan dan penguatan pelayanan kepada masyarakat, terutama soal Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

Ketua Umum PBNU Gus Kikin mengapresiasi dan berterimakasih atas niat tulus Kapolri dan seluruh jajarannya yang mengajak NU untuk bersama sama berkhidmah memperkuat pelayanan kepada masyarakat. ”Kami mengucapkan apresiasi dan terimakasih,” tuturnya saat jumpa pers usai pertemuan di lantai 3 Gedung PBNU.

Menurut Gus Kikin, melayani masyarakat merupakan cita-cita dan amanah para muassis NU dalam mendirikan NU yakni melayani dan berkhidmah kepada masyarakat. ”Supaya ibadahnya baik, imannya baik, tentu semuanya membutuhkan ketertiban,” ungkapnya.

Untuk menciptakan Kamtibmas, Gus Kikin mengajak seluruh jajaran PBNU dan tokoh-tokoh masyarakat untuk bersama sama menjaga wilayahnya masing-masing. ”Kita butuh kebersamaan dalam membina dan melayani masyarakat,” pintanya.

Gus Kikin berharap, melalui jalinan silaturrahmi Polri dan PBNU bisa berimbas kepada masyarakat Indonesia terutama masalah ketertiban dan keamanan. ”Semoga awal tahun 2027 kerjasama ini bisa terwujud dan semoga kebersamaan ini, masyarakat nyaman dan Indonesia aman,” harap Cucu pendiri NU KH Hasyim Asy’ari ini.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap bahwa Polri dan NU mempunyai tanggungjawab yang sama yakni menjaga Kamtibmas yang sesuai semangat Amar Ma’ruf Nahi Mungkar (Mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran). ”Sehingga semua wilayah Indonesia yang kita cintai ini bisa aman dan kondusif,” ujarnya.

Kapolri mengakui bahwa selama ini, tugas dan tanggunjawab Polri banyak dibantu oleh NU, baik dalam bentuk keamanan maupun pelayanan kepada masyarakat. ”Karenanya, kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran PBNU,” ungkapnya.

Menurutnya, antara Polri dan NU selalu bergandengan tangan dan bersinergi di lapangan dalam menciptakan kantibmas dan pelayanan masyarakat. Sinergi selalu terjalin antara Polri di tingkat Polsek sampai NU di tingkat Ranting (kelurahan). ”Ketika Polri menjalankan tugas dan pelayanan di lapangan selalu mendapatkan bantuan dari kawan-kawan NU yang di lapangan,” urainya.

Rencana kedepan, kata Kapolri, jalinan silaturrahmi hari ini akan diteruskan dengan ikatan kerjasama atau MoU – PKS antara PBNU dan Polri tentang sinergi kegiatan dan pelayanan kepada masyarakat di lapangan. ”Sehingga Polri dan NU bisa bersatu padu melayani bersama untuk kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kapolri, NU dan Polri memiliki tanggunjawab dan PR besar dalam membimbing masyarakat, terutama menyangkut masalah dakwah, dan bimbingan kepada masyarakat terkhusus kepada generasi muda. Karena generasi muda Indonesia adalah aset bangsa yang harus terus dijaga dan dirawat. ”Jangan sampai generasi bangsa salah bimbingan, karena intensitas perubahan zaman dan perkembangan teknologi semakin cepat,” ungkapnya.

Banyaknya generasi muda saat ini yang berbuat pelanggaran dan bertindak melawan hukum. Salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya bimbingan dan arahan untuk berbuat baik. ”Karenanya, bagaimana tindakan melanggar hukum itu bisa kita eleminer dan di tekan lagi,” ungkapnya.

Kapolri berharap, dengan jalinan silaturrahmi hari ini, sinergi antara Polri dan NU kedepan bisa lebih baik, banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sehingga apa yang kita cita-citakan yakni terpeliharanya Kantibmas bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (hud).

Leave A Reply

Your email address will not be published.