Rais Aam Sebut JATMAN Sebagai Penjaga Tasawuf di Tubuh NU

0

RISALAH NU ONLINE, PURWOREJO – Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar menegaskan peran penting JATMAN (Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyah) sebagai penjaga nilai-nilai tasawuf dan spiritualitas dalam tubuh Nahdlatul Ulama. Pernyataan tersebut beliau sampaikan dalam Pelantikan dan Rakernas I Idaroh ‘Aliyyah JATMAN periode 2025–2030.

Kiai Miftachul menyampaikan bahwa thariqah bukan sekadar ajaran pelengkap dalam NU, melainkan bagian penting yang mampu memperkuat struktur keorganisasian secara lahir dan batin. Beliau menyampaikan kebahagiaannya kepada para pengurus NU yang juga menjadi pengamal thariqah, selama thariqah tersebut mampu berjalan seiring dengan amanah dan tanggung jawab kelembagaan.

Menurut beliau, para pengurus JATMAN adalah figur-figur yang menunjukkan keseimbangan antara syariat dan hakikat. Ajaran tasawuf yang mereka jalani dinilai sebagai ilmu yang sangat tinggi nilainya. Beliau mengutip ungkapan Imam Al-Ghazali yang menunjukkan kedalaman tasawuf.

“Saya menerjuni lautan fiqh, saya selamat pada pantainya. Saya menerjuni lautan falsafat, saya pun berenang sampai tujuan. Saya menerjuni lautan ketauhidan, saya pun sampai pada pantainya dan selamat. Tetapi begitu saya menerjuni ketasawufan, saya tenggelam di dalamnya,” tuturnya di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Purworejo, Jawa Tengah, Senin, (07/07/25).

Beliau juga menekankan bahwa tasawuf bukan hanya mendidik aspek spiritual, tetapi juga menyentuh pendidikan lahiriah yang merupakan sunnatullah. Perpaduan antara keduanya akan melahirkan pribadi-pribadi utuh yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga benar secara moral dan perilaku. “Maka lahirlah orang-orang yang tidak hanya sekadar pinter. Tapi yo bener yo pinter. Itulah yang ada di thoriqoh JATMAN ini,” ujar beliau.

Kiai Miftachul mengajak seluruh Nahdliyyin untuk bersyukur atas keberadaan JATMAN sebagai banom yang menjaga ruh dan nilai dasar NU, terutama di tengah situasi zaman yang penuh guncangan nilai. Beliau berharap kepengurusan JATMAN yang baru dapat menjalankan peran strategisnya sebagai mitra spiritual dan sosial PBNU dalam menyelesaikan persoalan umat.

(Anisa).

Leave A Reply

Your email address will not be published.