Menembus Batas Negeri, Dai LD PBNU Bertolak Safari Ramadhan ke Taiwan 

0

Risalah NU Online, Jakarta – Perjalanan dakwah lintas negara kembali ditempuh para dai Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) dalam rangka menyambut dan mengisi Ramadhan bersama PCINU Taiwan yang di dukung Baznas mengirim enam Dai di Taiwan. Pada Senin sore, (17/02/2026), enam dai bertolak menuju Taiwan untuk menjalankan safari dakwah hingga 24 Maret 2026.

Suasana di Gedung PBNU Kramat Raya tampak hangat sekaligus khidmat saat rombongan bersiap berangkat sekitar pukul 16.00 WIB. Dengan membawa amanah dakwah, mereka meninggalkan kantor PBNU menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan dua kendaraan. Enam dai yang tergabung dalam rombongan tersebut yakni Ustadz M. Zainut Tholibin, Ustadz Rifki Yusak, Ustadz M. Ibnu Kafa, Ustadz Riki Habibullah, Ustadz Muchamat Solikin, dan Ustadz Taqiyudin.

Perjalanan ini bukan sekadar mobilitas geografis, tetapi bagian dari misi pelayanan umat. Safari Ramadhan menjadi agenda rutin yang diharapkan dapat mempererat ukhuwah, menghadirkan pendampingan keagamaan, serta menguatkan tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jamaah di kalangan warga Nahdliyin yang berada di perantauan.

Dari Bandara Soekarno-Hatta, rombongan memulai penerbangan menuju Singapura untuk transit. Waktu tunggu dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya. Hujan yang turun selama persinggahan seolah menjadi pengantar menuju tujuan akhir Taiwan, yang juga dikenal dengan sebutan Negeri Formosa.

Penerbangan lanjutan menuju Taiwan berlangsung pada pukul 00.30 waktu setempat. Setelah menempuh perjalanan udara beberapa jam, pesawat akhirnya mendarat sekitar pukul 05.00 waktu Taiwan. Meski lelah perjalanan masih terasa, suasana hangat langsung menyelimuti rombongan setibanya di bandara.

Kedatangan para dai disambut oleh jajaran Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Taiwan. Di antara yang hadir adalah Gus Harun Ismail selaku Ketua Lembaga Dakwah PCI NU Taiwan. Sambutan tersebut mencerminkan eratnya ikatan persaudaraan warga Nahdliyin lintas negara, sekaligus menjadi penanda awal rangkaian kegiatan dakwah yang akan dilaksanakan selama bulan suci.

Setelah prosesi penyambutan, rombongan diarahkan menuju kantor PCINU Taiwan. Tempat ini menjadi titik koordinasi awal sebelum para dai menjalankan agenda safari Ramadhan di berbagai komunitas. Di sanalah perencanaan dakwah disusun, sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara dai yang datang dari tanah air dan pengurus setempat.

Safari Ramadhan di Taiwan diharapkan menjadi momentum penguatan spiritual dan kebersamaan. Bagi masyarakat Indonesia di perantauan, kehadiran para dai tidak hanya menghadirkan ceramah atau pengajian, tetapi juga menjadi ruang berbagi cerita, mempererat rasa kekeluargaan, serta menjaga keberlanjutan tradisi keagamaan yang telah lama mereka jalani.

Perjalanan dari Jakarta menuju Taiwan ini menjadi pengingat bahwa dakwah tidak mengenal batas geografis. Dengan niat pengabdian dan semangat khidmah, langkah para dai LD PBNU menapaki jalur udara menuju negeri seberang menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan Ramadhan di mana pun umat berada. (Rifky Yusak)

Leave A Reply

Your email address will not be published.