Di Forum Perdana Board of Peace, Indonesia Nyatakan Kesiapan Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza

0

RISALAH NU ONLINE, WASHINGTON DC – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirim hingga 8.000 pasukan guna mendukung stabilitas dan perdamaian di Gaza melalui keterlibatan dalam pasukan stabilisasi internasional.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo dalam pertemuan perdana Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia untuk membahas solusi perdamaian berkelanjutan di Palestina, khususnya Gaza.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia siap berkontribusi secara aktif untuk memastikan perdamaian dapat terwujud dan bertahan.

“Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk berkontribusi dengan jumlah pasukan yang signifikan, hingga 8.000 atau lebih jika diperlukan. Kami siap berpartisipasi aktif dalam International Stabilization Force untuk memastikan perdamaian ini berhasil,” kata Prabowo dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, (20/02/26).

Ia menambahkan, Indonesia sejak awal telah mendukung penuh inisiatif perdamaian yang diusung dalam forum tersebut dan berkomitmen terhadap keberhasilannya.

“Kami sepenuhnya setuju dan berkomitmen pada rencana ini. Kami memahami akan ada banyak hambatan dan kesulitan, namun kami tetap optimistis bahwa visi perdamaian nyata akan tercapai,” ujarnya.

Menurut Prabowo, gencatan senjata yang telah tercapai merupakan langkah nyata menuju solusi damai yang lebih permanen bagi Palestina, khususnya di Gaza.

“Kami akan mencapai impian kami untuk perdamaian di Palestina, perdamaian yang langgeng dan solusi damai bagi masalah Palestina dan Gaza,” katanya.

Sementara itu, Trump menegaskan bahwa partisipasi Indonesia sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer besar dan pengalaman dalam misi perdamaian internasional menjadi elemen penting dalam rencana pembentukan pasukan stabilisasi multinasional.

“Indonesia adalah mitra penting. Keterlibatan mereka menunjukkan bahwa dunia bersatu dalam mendukung perdamaian yang nyata dan berkelanjutan,” katanya.

(Anisa).

Leave A Reply

Your email address will not be published.