Sekjen Kemenag Tegaskan Peran Strategis Agama Indonesia di Forum Global Jerman

0

RISALAH NU ONLINE, BERLIN — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Kamaruddin Amin menegaskan peran strategis agama dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat menghadiri seminar keagamaan internasional di Berlin, Jerman, Selasa (24/02/2026) malam. Forum tersebut mempertemukan tokoh agama dunia untuk membahas kontribusi agama sebagai jembatan harapan di tengah berbagai tantangan global.

Seminar bertajuk Religion Matters! Bridge Builders between Disruption and Hope itu diselenggarakan oleh GIZ dan dihadiri sejumlah tokoh agama internasional, termasuk delegasi Indonesia dari unsur PCINU Jerman dan Dai Global 2026. Kehadiran Sekjen Kemenag RI menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam dialog lintas agama di tingkat global.

Dalam forum tersebut, Prof. Kamaruddin menegaskan bahwa agama di Indonesia memiliki peran penting yang tidak terbatas pada aspek spiritual semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kehidupan sosial, politik, dan ekonomi masyarakat.

“Peran agama di Indonesia bukan hanya menyoal aspek spiritual, lebih dari itu agama memiliki hubungan erat dengan politik, sosial, ekonomi dan seluruh aspek kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim sekaligus memiliki keberagaman agama seperti Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu, menunjukkan bagaimana agama dapat hidup berdampingan secara harmonis dalam satu sistem kehidupan berbangsa.

Pandangan serupa juga disampaikan Maria, Director of Arigatou International Geneva, yang menekankan pentingnya agama dalam membangun masyarakat dan menjaga nilai perdamaian. Menurutnya, agama berperan dalam mengatur kehidupan manusia serta menanamkan nilai penghormatan terhadap sesama.

Pada saat menjelang maghrib, sebagai penghormatan dan symbol harmonisasi antar agama, salah satu tokoh dari Palestina meminta Dede Dendi (Dai Go Global) untuk mengumandangkan adzan dalam acara tersebut.

“Awalnya saya tidak mau karena tidak percaya diri dan ini pertemuan agamawan internasional, namun karena dipaksa, akhirnya saya mengumandangkan adzan di depan tokoh agama dunia,” katanya.

Seminar berlangsung hingga malam hari waktu setempat dan ditutup dengan ramah tamah antar peserta. Kehadiran Sekjen Kemenag RI dalam forum tersebut menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam memperkuat dialog lintas agama serta memperkenalkan pengalaman Indonesia sebagai negara yang menjadikan agama sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis.

 

(Anisa/Husen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.