Muktamar 35 di Jombang, Gus Hasib: Jadikan Muktamar Berkah – Gembira 

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziah PBNU memutuskan bahwa pelaksanaan Muktamar NU ke 35 tahun 2026 bertempat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.

Demikian hasil kesepakatan dalam rapat gabungan jajaran PBNU yang di pimpin Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Selasa (7/7/2026) malam.

Meski sekitar 3 jam alot terjadi perdebatan dalam memutuskan tempat arena Muktamar NU. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras, KH Hasib Wahab (Gus Hasib) bersyukur dan bangga ahirnya tempat Muktamar menjadi kesepakatan bersama.

Tuan rumah ini pun menyudahi perdebatan panjang soal tempat Muktamar dan akan merubah menjadikan Muktamar yang berkah dan gembira. “Jadi, Muktamar nanti harus jadi perhelatan yang gembira, seperti semarak bola gembira piala dunia,” ungkapnya.

Soal persiapan tempat, Gus Hasib mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak kepanitiaan lokal terkait kesiapan penuh termasuk pesantren untuk menyambut gelaran akbar lima tahunan tersebut. “Malam ini ya min fadli Rabbi, Allah yang takdirkan melalui dengan Rais Aam dan Ketua Umum menyepakati Tambakberas untuk menjadi tempat muktamar NU ke-35. Kami siap untuk baik itu akomodasi, konsumsi dan semua keperluan ruangan sidang dan sebagainya,” katamya.

Pihak pesantren saat ini kata Gus Hasib, sedang bergerak cepat merampungkan infrastruktur pendukung, khususnya kantong parkir darurat untuk menampung kendaraan peserta yang diprediksi akan membludak. “Hanya sedikit tadi itu soal parkir memang kita akan membuat satu lokasi untuk parkir. Insya Allah dalam tempo sebelum muktamar sudah selesai, yaitu ada 5 hektare yang kita siapkan untuk parkir,” papar Kiai Hasib.

Terkait aktivitas internal pondok, Kiai Hasib menjelaskan bahwa kegiatan belajar sekolah formal akan diliburkan, namun para santri tetap berada di pesantren. Kiai Hasib berharap Muktamar kali ini melahirkan keharmonisan dan iklim organisasi yang teduh, sejalan dengan semangat para tokoh terdahulu.

“Kita bertabaruk dengan salah satu muassis pendiri bahkan perintis penggagas Nahdlatul Ulama yaitu Yai Wahab Hasbullah. Ini adalah sangat tepat sekali kalau muktamar kali ini ditempatkan di Tambakberas. Kita harap muktamar ini jangan sampai ada suatu suasana yang sifatnya panas apalagi tegang dan sebagainya. Insya Allah nanti akan sejuk muktamar dan suasananya yang kekeluargaan dan kondusif,” pungkasnya.(hud).

Leave A Reply

Your email address will not be published.