Ukir Prestasi, Siswa Madrasah NU Sabet Medali OSN Dikdas 2026

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Sejumlah siswa dari sekolah dan madrasah berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU) berhasil mengukir prestasi dengan membawa pulang medali pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pendidikan Dasar 2026.

Pada jenjang SMP/MTs cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), siswa dari SMP Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, Athalla Satria Pratomo, sukses mencatatkan namanya di deretan pemenang dengan menyabet medali perak. SMP Progresif Bumi Shalawat sendiri merupakan lembaga pendidikan berbasis pesantren di bawah asuhan pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat, KH. Agoes Ali Masyhuri.

Sementara itu pada jenjang SD/MI, tiga lembaga pendidikan berbasis NU juga mempersembahkan medali perunggu untuk daerahnya masing-masing. Pada cabang IPA, medali perunggu diraih oleh M. Zidan Al-Fatih dari SDI Ma’arif Tawangsari Blitar, sekolah dasar di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU.

Di cabang Matematika, medali perunggu diraih oleh Muhammad Diar Azzam dari MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo. Madrasah Ibtidaiyah yang berada di bawah pengawasan Yayasan Pendidikan Muslimat NU Bina Bakti Wanita Pusat Muslimat NU ini dikenal menerapkan program-program inovatif, seperti kelas bilingual, Cambridge curriculum, serta penguatan karakter Islami berbasis Al-Qur’an.

Adapun pada cabang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), medali perunggu diraih oleh Abiyyu Bilfaqih Junaidi dari MI Attaqwa Bondowoso. lembaga pendidikan ini dilahirkan dari hasil Riyadhah dan ikhtiar para ulama di Bondowoso khususnya para Kyai yang ada di Masjid Agung At Taqwa diantaranya, KH. Masyrur Masyhud, KH. Imam Barmawi Burhan, KH. M. Kholil Syafi’I, KH. SA. Khodari HS, KH. Achmad Shodiq, KH. Anwar Adnan.

Dalam laporan penyelenggaraan kegiatan, Kepala Bidang Pengembangan Talenta Puspresnas, Retno Juni Rohmaningsih, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 686 finalis dari 38 provinsi dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang telah berkompetisi secara jujur dan disiplin.

“Kalian adalah talenta-talenta terbaik Indonesia di bidang sains, riset, dan inovasi. Pencapaian prestasi kalian pada ajang OSN tahun 2026 ini bukan hanya tentang medali, peringkat, dan penghargaan, melainkan tentang proses belajar, kerja keras, disiplin, kejujuran, dan kemauan untuk terus berkembang,” ujar Retno saat membacakan sambutan Kepala Puspresnas dalam acara penutupan dan penganugerahan yang dikutip dari siaran langsung melalui kanal YouTube Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada Jum’at (11/9/2026).

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian tes, mulai dari teori, observasi, eksplorasi, hingga presentasi, dilaksanakan untuk menjaga ketertiban serta objektivitas.

“Pengalaman mengikuti serangkaian seleksi OSN tahun 2026 merupakan bekal berharga untuk menghadapi tantangan dan kesempatan meraih prestasi selanjutnya,” tutur Retno.

OSN Pendidikan Dasar 2026 berlangsung secara daring pada 25–30 Agustus 2026. Kompetisi tahunan ini mempertandingkan tiga bidang keahlian untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs, yakni Matematika, IPA, dan IPS.

(Anisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.