Hadirkan Tokoh Palestina, Gus Kikin Ingatkan Tradisi Qunut Nazilah Gagasan KH Hasyim Asy’ari

0

RISALAH NU ONLINE, JOMBANG — Pesantren Tebuireng menggelar kegiatan Muhadhoroh Ammah yang mempertemukan ulama, masyarakat, dan jajaran tokoh penting dari Palestina di Jombang, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh Pesantren Tebuireng sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menegaskan kembali solidaritas Indonesia terhadap Palestina yang telah diwariskan oleh Pendiri NU Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Satar, Imam Besar Masjid Al-Aqsa H.E. Sheikh Mohammad A.M. Hussein, serta Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan H.E. Dr. Mahmoud S.A. Al-Habash.

Gus Kikin mengingatkan bahwa dukungan terhadap Palestina bukanlah hal baru bagi lingkungan pesantren dan warga Nahdliyin. Sikap tersebut telah diteladankan oleh KH. Hasyim Asy’ari sejak masa-masa awal perjuangan melalui tradisi spiritual.

“Solidaritas untuk Palestina bukan hal baru bagi Tebuireng dan Nahdlatul Ulama. Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari telah meneladankannya sejak masa-masa awal perjuangan. Beliau memelopori pembacaan Qunut Nazilah secara konsisten untuk mendoakan keselamatan rakyat Palestina, sebuah tradisi spiritual dan solidaritas yang terus kita jaga hingga hari ini,” ujar Gus Kikin melalui keterangan resmi pada Senin, (28/09/26).

Ia menambahkan, KH. Hasyim Asy’ari tidak hanya mengabdikan diri pada dakwah dan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga memiliki wawasan geopolitik Islam yang kuat serta kepedulian internasional yang tinggi.

Sebagai negara berpopulasi Muslim terbesar di dunia dengan mayoritas warga Nahdliyin, Indonesia dinilai memiliki tanggung jawab moral dan strategis di panggung internasional. Gus Kikin menegaskan pentingnya penguatan hubungan lintas negara, terutama di bidang pendidikan dan kebudayaan, demi masa depan lembaga pendidikan Islam di Indonesia.

Rangkaian kegiatan Muhadhoroh Ammah diawali dengan silaturahmi para tokoh Palestina di ndalem kasepuhan, dilanjutkan dengan ziarah ke Maqbaroh Hadratussyeikh KH. M. Hasyim Asy’ari, serta diakhiri dengan sarasehan dan dialog interaktif. Forum ini diharapkan dapat terus memperkuat tali persaudaraan, nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, serta keadilan bagi bangsa Palestina.

(Anisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.