BP Taskin Ajak PBNU Sinergi Program Kemiskinan

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI mengajak PBNU bersinergi program pengentasan kemiskinan, khususnya untuk warga nahdliyyin di Indonesia.

”Alhamdulillah, hari ini kami bersilaturrami dengan PBNU dan bersinergi program pengentasan kemiskinan,” ujar Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko usai bertemu Ketua Umum PBNU, KH Kikin A. Hakim di Gedung PBNU, Kamis (05/11).

Dikatakan Budiman Sudjatmiko bahwa BP Taskin memiliki program yang sama dengan program PBNU, seperti program kesehatan, pendidikan dan ekonomi keumatan. ”Nah, program pengentasan kemiskinan ini perlu disinergikan dengan program PBNU,”ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sudah mengantongi data warga NU yang sudah terverfikasi melalui sejumlah kajian dan penelitian. Sepertihalnya, warga NU yang memiliki desil 4 dan 5. ”Jadi, setelah melalui penelitian, ditemukan banyak warga NU yang masih membutuhkan bantuan dari program ini,” ungkapnya.

Karenanya, kata Budiman, langkah kerjasama program pengentasan kemiskinan ini akan secepatnya di jalankan bersama dengan PBNU. ”Insyallah, awal Desember sudah bisa dijalankan,” tegasnya.

Budiman menekankan pentingnya peran NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang memiliki modal sosial dan konsensus kuat. Melalui pendekatan tersebut, pihaknya berniat mendorong potensi warga NU dari posisi konsumen menjadi produsen, khususnya pada produk-produk kebutuhan pokok harian (Fast Moving Consumer Goods / FMCG) seperti perlengkapan mandi, bumbu, dan olahan herbal.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU, KH Kikin A. Hakim (Gus Kikin) menyambut baik rencana kerjasama tersebut. Lantaran program BP Taskin banyak kesamaan dengan program PBNU. Sehingga penting untuk segera disinergikan dan diterapkan untuk warga nahdliyin yang sangat membutuhkan. ”Tentu kami menyambut baik sinergitas baik ini untuk kemajuan dan kemaslahtan umat,” tuturanya.

Gus Kikin berharap, agar program yang baik ini segera dijalankan demi kepentingan umat dan khususnya warga nahdliyin. ”Tentu kami akan melibatkan pengurus Pusat (PBNU) sampai Ranting NU (tingkat kelurahan) untuk bersama sama mengawal dan menjalankan program ini. Semoga cepat terealisasi,” harapnya. (hud).

Leave A Reply

Your email address will not be published.