Gelar Launching Try Out Nasional UTBK 2026, FLF Siapkan 4.000 Beasiswa untuk Santri dan Pelajar NU
RISALAH NU ONLINE JAKARTA – Program Future Leaders Fellowship (FLF) yang diinisiasi oleh Majelis Alumni IPNU dan PB IKA PMII resmi meluncurkan program Try Out Nasional UTBK-SNBT 2026. Acara launching yang digelar via Zoom Meeting pada Jumat (20/02/2026) ini mengusung tema besar: “Menyiapkan Santri & Pelajar NU Menuju PTN Unggulan.”
Program ini merupakan langkah strategis untuk menjaring kader-kader potensial dari seluruh pelosok negeri, mulai dari Aceh hingga Papua. Tak tanggung-tanggung, panitia menyediakan kuota hingga 4.000 beasiswa pendampingan bagi santri dan pelajar NU yang bercita-cita menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit.
Ketua Umum Majelis Alumni IPNU, Prof. Asrorun Ni’am Sholeh, yang membuka acara tersebut menekankan pentingnya peran IPNU dan IPPNU sebagai “makelar kebaikan”. Ia menyayangkan dari 4.000 kuota yang tersedia, saat ini pendaftar masih di bawah angka 200 peserta.
“Fasilitas sudah diberikan, kini tugas kita adalah mensosialisasikan ke jejaring. Kita harus menyambungkan kesempatan emas ini dengan kebutuhan kader agar terserap optimal,” tegas Prof. Ni’am.
Senada dengan hal itu, Sekretaris Jenderal MA IPNU, Idy Muzayyad, menjelaskan bahwa program ini akan berjalan paralel dengan pengkaderan formal organisasi melalui skema Makesta unggulan untuk menjaring kader yang layak melukis masa depan mereka di jenjang pendidikan tinggi.
Perwakilan FLF, Idris Muhammad, memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan penyempurnaan dari program-program serupa di tahun sebelumnya dengan sistem yang lebih efektif dan efisien. Fokus utamanya adalah memberikan literasi dan bantuan teknis bagi pelajar yang selama ini terkendala informasi maupun ekonomi.
Para santri dan pelajar NU yang ingin mengikuti program ini diwajibkan memiliki akun SNPMB sebagai syarat utama. Selain itu, calon peserta harus mengantongi surat rekomendasi dari pengasuh pesantren, kepala sekolah di lingkungan LP Ma’arif NU, IKA PMII di berbagai tingkatan, PB/PW/PC/IKA PMII maupun dari PAC IPNU IPPNU setempat. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui website resmi guna memudahkan pendataan yang terstandar.
Alur pendampingan akan dimulai dari tahapan registrasi akun SNPMB dan akun KIP Kuliah, yang kemudian dilanjutkan dengan sinkronisasi jalur SNBP serta UTBK-SNBT. Setelah melewati seleksi administrasi, peserta akan mengikuti pelaksanaan Try Out Nasional. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi berdasarkan hasil Try Out tersebut nantinya berhak mendapatkan bimbingan belajar intensif masuk PTN Unggulan serta pendampingan penuh hingga pengumuman hasil UTBK-SNBT keluar.
Dalam diskusi tersebut terungkap tantangan di lapangan berupa rendahnya literasi pendidikan di beberapa sekolah. Idris menekankan pentingnya komunikasi dengan kepala sekolah di lingkungan Ma’arif untuk memberikan penyadaran bahwa akses kuliah kini lebih terbuka. Program ini terbuka bagi seluruh kader dari berbagai latar belakang ekonomi, namun bagi kader berprestasi yang kurang mampu, MA IPNU akan memberikan perhatian khusus melalui pendampingan beasiswa internal.
Mengingat waktu yang cukup mendesak, para calon peserta diharapkan segera menyelesaikan proses administrasi karena batas akhir pendaftaran akan ditutup pada tanggal 24 Februari 2026. Adapun pelaksanaan Try Out Nasional dijadwalkan berlangsung secara serentak pada tanggal 28 Februari 2026. Panitia juga telah menyediakan layanan call center bagi kader yang membutuhkan informasi lebih mendalam mengenai substansi konsep pendampingan ini.
(Delia)