Mushola Kontainer di Shen’ao Jadi Pusat Ibadah ABK, Dai PBNU Tekankan Pentingnya Sholat dalam Kondisi Apa Pun

0

RISALAH NU ONLINE, TAIWAN – Di tengah kawasan pesisir Shen’ao, Taiwan, sebuah mushola yang dibangun dari box kontainer menjadi pusat ibadah dan penguatan spiritual bagi para Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia. Dalam rangkaian Safari Ramadan, Senin (2/3/2026), Dai NU Worldwide, Ustadz Muhammad Zainut Tholibin, menegaskan pentingnya menjaga salat dalam kondisi apa pun.

Mushola Baitul Awwabin yang berdiri di atas lahan pemberian pemerintah setempat itu menjadi ruang berkumpul mayoritas jamaah yang berprofesi sebagai pelaut. Meski sederhana dan berbahan kontainer, tempat tersebut aktif digunakan untuk buka puasa bersama, salat tarawih, hingga kajian tematik Ramadan.

Dalam kajiannya, Ustadz Zainut menyampaikan tiga golongan yang akan beruntung di dunia dan akhirat, yakni orang yang hatinya bersih, orang yang lidahnya basah karena dzikir, dan orang yang rajin melaksanakan salat.

“Jadi ketika ingin menjadi orang yang beruntung kita harus menjadi orang yang mampu mengamalkan tiga perkara tersebut,” ujarnya.

Beliau menekankan bahwa salat adalah tiang agama sehingga tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apa pun. Menjawab pertanyaan jamaah terkait keterbatasan waktu kerja di kapal, beliau menjelaskan bahwa dalam kondisi darurat, salat dapat dilaksanakan dengan cara qadha di luar waktunya.

“Ketika ada solusi qadha salat maka tidak ada alasan untuk orang itu meninggalkan salat,” tegas beliau.

Sementara terkait puasa Ramadan bagi pelaut yang bekerja berat di siang hari, beliau menjelaskan bahwa dalam keadaan darurat seseorang diperbolehkan membatalkan puasa jika dikhawatirkan terjadi kondisi membahayakan seperti pingsan atau kelelahan berat, dengan kewajiban mengganti puasa tersebut di luar bulan Ramadan.

(Anisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.