Pesantren Barokah Darurrohman Sukawangi Kabupaten Bekasi Selenggarakan Program Unik yang Bikin Santri Tertarik

0

Pondok Pesantren Barokah Darurrohman Sukawangi merupakan lembaga pendidikan Islam yang berlokasi di Kampung Bulaktemu RT 002/RW 002, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.

Pesantren ini diasuh oleh Dr. KH. Kurnali Sobandi, M.M., yang pernah menjabat sebagai Wakil Katib Syuriyah PWNU Jawa Barat periode 2016–2021, dan saat ini menjadi Wakil Sekretaris Komisi Pesantren MUI Pusat periode 2025-2030.

Sosok KH. Kurnali Sobandi dikenal memiliki karakter kreatif. Hal itu tercermin dari berbagai nama program pembinaan santri yang dikemas dengan akronim-akronim unik, menarik, dan mudah diingat, sehingga terasa dekat dengan generasi muda.

Berbagai program tersebut disesuaikan dengan aktivitas yang dijalankan para santri, di antaranya: SIMAK (Santri Menghafal Kitab), SWAPS (Santri Wirid Al-Waqi’ah Pagi Sore), SSB (Santri Shalat Berjamaah), SYAKIR (Santri Yang Ahli Dzikir), serta SANGKUNI (Santri Mengkaji Kitab Kuning).

Selain itu, terdapat pula program SAMAR PUSAKA (Santri Gemar Puasa Senin Kamis), SUMARECON (Subuh Muhadatsah Arabic dan English Conversation), SBY WAE (Speaking By Walking Arabic and English), SABINAH (Santri Biasakan Shalat Sunnah), PEMPEK (Pengajian Al-Qur’an Metode Kempekiyah), STMJ (Santri Tamyiz Menyenangkan Jiwa), TAMAN ISRA MAUSUL (Tahlil, Manaqib, Istighotsah, Ratib, Maulidurrasul), KAMU AKU (Kegiatan Muhadharah Asyik, Kreatif dan Unik), serta SHARE-IT (Sharing Ilmu Tajwid). Masih banyak lagi program kreatif lainnya yang menjadi ciri khas pesantren ini.

Keunikan tersebut bahkan merambah kehidupan keluarga pengasuh. Nama anggota keluarganya dikemas dalam akronim KINGFOURER, yang merupakan singkatan dari Kurnali, Nunung, Reja, Roji, Rumy, dan Ratu.

Seiring perkembangannya, Pesantren Barokah Darurrohman Sukawangi telah bertransformasi menjadi pesantren modern dengan menyelenggarakan pendidikan formal di bawah kurikulum Kementerian Pendidikan, yaitu SMPS Darurrohman Sukawangi dan SMK Islam Darurrohman. Sebelumnya, pesantren ini telah lebih dahulu menyelenggarakan pendidikan nonformal berupa Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ), Majelis Taklim, Majelis Dzikir, dan Madrasah Diniyyah Awwaliyyah.

Untuk menunjang pendidikan formal sekaligus mengembangkan minat dan bakat santri, pesantren menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti Kajian Kitab Kuning, Muhadatsah Bahasa Arab dan Inggris, Muhadarah, Maulidur Rasul, hafalan kitab akidah, nahwu, dan sharaf, praktik manasik haji, umrah, dan pelatihan teknologi informatika hingga kegiatan ziarah wali nusantara.

Fasilitas yang dimiliki pun cukup lengkap dan mendukung proses belajar mengajar. Di antaranya gedung dua lantai, asrama santri, masjid, laboratorium komputer, laboratorium jaringan, laboratorium akuntansi yang seluruhnya ber-AC, perpustakaan, ruang BP/BK, akses internet, aula serbaguna, lapangan futsal, lapangan bulu tangkis, Balai Latihan Kerja (BLK) Pesantren, bidang teknologi informatika, koperasi pondok pesantren serta laboratorium praktik otomotif.

Menurut Lurah Pondok, Muhammad Reja Najib, Haflah Akhirussanah tahun 2026 telah sukses diselenggarakan pada 20 Juni 2026. Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya, pada 10 Mei hingga 13 Juni 2026, Pesantren Barokah Darurrohman mengadakan Program Pendalaman Kajian Lanjutan (PKL) bagi santri kelas XI yang dikirim ke beberapa pesantren.

“PKL merupakan program spesialisasi keilmuan agama yang berfokus pada pendalaman kajian kitab kuning tingkat lanjutan, dari kajian bahasa Arab di Bayt Tamyiz Indramayu, intensif kajian bahasa Inggeris di Kampung Inggeris Pare, Tahfidzul Qur’an Pesantren Darul Uchwah Kansas Bogor, kajian ilmu Falak di Pesantren Falakiyyah Cibarusah, kemudian secara berturut-turut kajian ilmu Tafsir, Hadits dan tahun 2026 ini kajian ilmu Fikih dipusatkan di KBIHU Kabeja Al Barokah, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi” ujar kandidat doktor UIN Jakarta tersebut. (Zahid).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.