RISALAH NU ONLINE, KUDUS – Kualitas pendidikan vokasi kembali mendapat sorotan lewat capaian anak muda daerah. Enam siswa SMK NU Banat Kudus yang tergabung dalam jenama Zelmira berhasil meloloskan karya mereka ke panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2026.
Penampilan mereka di ajang nasional tersebut merupakan hasil dari proses kurasi ketat industri. Koleksi bertajuk “Akar Langit” yang dibawakan oleh Kesya, Lidia, Firsta, Mahrunisa, Nadia, dan Kamila Syifa yang menampilkan pemanfaatan wastra asal Pulau Nias yang dipadukan dengan teknik anyam kain modern. Hasilnya berupa sembilan tampilan ready-to-wear yang dirancang untuk kebutuhan kasual hingga formal.
Manajer Program Djarum Foundation Galuh Paskamagma mengatakan bahwa penampilan busana rancangan siswa dalam ajang IFW 2026 menunjukkan bahwa hasil pembelajaran di SMK NU Banat Kudus bisa memenuhi standar industri fesyen.
“Ini bisa terwujud karena kami menerapkan metode pembelajaran mendalam,” katanya dikutip dari Antara News pada Rabu, (05/08/26).
“Kami menjembatani pembelajaran di kelas dengan praktik nyata dunia kerja, memastikan murid menguasai teknik sesuai kebutuhan industri, serta membangun etos kerja yang menjadi bekal murid mendapatkan pekerjaan layak,” ia menjelaskan.
Sebelum tampil di panggung utama, keenam siswa tersebut menjalani proses kerja selama dua bulan. Tahapan mencakup riset tema, pemetaan mood board, pemilihan material, hingga eksekusi jahit dan penyelesaian detail busana.
Desainer sekaligus Founder jenama Jenna & Kaia, Lira Krisnalisa, menilai karya para siswa tersebut menunjukkan penguasaan teknik dasar yang matang.
“Saya tidak menyangka murid SMK bisa membuat karya dengan perpaduan warna, motif, serta teknik jahit yang unik seperti ini. Secara hard skill, keterampilan murid sudah sangat mumpuni, tinggal memperkuat kapasitas soft skill untuk bersaing di industri,” ujar Lira.
(Anisa)