Sinyal Lanjut Kepemimpinan, Gus Yahya Bocorkan akan Rilis Platform “Sa’adatuna” Pasca-Muktamar
RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), memberikan sinyal keberlanjutan kepemimpinannya dengan membocorkan rencana peluncuran inisiatif digital baru bernama Sa’adatuna usai Muktamar NU. Rencana eksekusi agenda organisasi tersebut beliau sampaikan saat membuka pelatihan manajemen kebencanaan di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Gus Yahya menjelaskan bahwa pertumbuhan eksponensial jumlah pengikut Nahdlatul Ulama yang kini mencapai 57 persen dari populasi Muslim Indonesia, atau sekitar 120 juta jiwa, menghadirkan tantangan besar dalam menjangkau dan menghubungkan antarwarga. Menurutnya, pemanfaatan kemajuan teknologi digital yang telah PBNU inisiasi sejak 2023 menjadi kunci utama untuk memfasilitasi solidaritas sosial dan mendukung berbagai urusan jam’iyah hingga ke tingkat akar rumput.
“Sa’adatuna adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti kebahagiaan kita. Namun, ini juga merupakan singkatan dari Satu Alam Digital Untuk Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Yahya.
Beliau menegaskan bahwa seluruh ekosistem pendukung telah disiapkan secara matang dan tinggal menunggu momentum eksekusi teknis di periode kepemimpinan selanjutnya. “Kami telah menyiapkan teknologi AI dan berbagai macam aplikasi digital. Jadi, saat ini kami hanya menunggu waktu yang tepat, mungkin setelah Muktamar jika Allah menghendaki,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menekankan bahwa penguatan sistem digital dan kerja kelembagaan kebencanaan, seperti LAZISNU dan LPBI NU, merupakan ikhtiar nyata organisasi. “Semua ini adalah bagian dari ikhtiar organisasi berskala besar demi menghadirkan keberadaan Nahdlatul Ulama yang lebih bermakna di tengah masyarakat, warga kita, dan bagi bangsa kita, Republik Indonesia,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Gus Yahya menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa puluhan kepala keluarga di Sukabumi, Jawa Barat, seraya mengajak seluruh peserta pelatihan memanjatkan doa bersama sebelum membuka acara secara resmi.
(Anisa)