RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), KH. Ahmad Said Asrori mengonfirmasi bahwa jajaran panitia akan turun meninjau lokasi acara sekaligus menggelar istighosah terbatas pada tanggal 20 Agustus mendatang.
“Nanti acara itu kita meninjau, sekaligus insyaAllah akan istighosah dengan ya terbatas, dengan Panlok, rencananya begitu ya,” ujar Kiai Said Asrori usai memimpin rapat internal SC di Kantor PBNU, Kramat, Jakarta pada Senin, (17/08/26).
Peninjauan lokasi tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kapasitas tempat pelaksanaan, khususnya dalam menampung para tamu undangan VIP serta bermusyawarah dengan panitia lokal.
Selain penataan lokasi, Kiai Said Asrori mengungkapkan bahwa rapat internal SC telah berhasil menyepakati draf kriteria serta daftar tamu undangan VIP.
“Nanti siapa yang membuka, kemudian siapa yang diundang, itu menyangkut kementerian, pejabat, dan yang lain, dan pengamat, peninjau, dan lain-lain, itu yang paling utama itu aja,” tutur Kiai Said Asrori.
Draf jadwal acara pun telah dirampungkan hingga tahap pembukaan, di mana panitia memastikan bahwa surat undangan resmi telah dikirimkan kepada Presiden untuk membuka perhelatan besar ini secara langsung.
“Itu pasti. Presiden yang buka kan, kita minta, dan bahkan surat sudah kita layangkan,” katanya.
Seluruh persiapan teknis ini juga berjalan selaras dengan arahan Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
“Beliau mengajak, menghimbau, meminta agar muktamar ini berjalan baik, lancar, menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat untuk kita semuanya, untuk bangsa,” ujar Kiai Said Asrori menyampaikan imbauan Gus Yahya.
(Anisa)