PBNU Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Bencana Alam dan Mohon Maaf Bantuan Belum Maksimal

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah bencana alam yang tengah menerpa berbagai daerah di Indonesia. Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga negara. Beliau menyampaikan bahwa musibah ini harus dihadapi dengan bergandengan tangan oleh seluruh komponen masyarakat.

“Ya, insyaallah ini memang musibah bagi kita semua dan kita harus melakukan sesuatu sebagai keseluruhan bangsa untuk ikut menghadapi bencana-bencana itu bersama-sama,” ujar Gus Yahya usai Istighosah menyambut Muktamar ke-35 di Kantor PBNU pada Ahad, (24/08/26) Malam.

Di tengah upaya penyaluran bantuan, Gus Yahya mengungkapkan permohonan maaf karena respons PBNU di beberapa lokasi belum bisa maksimal. Hal ini disebabkan oleh fokus dan sumber daya organisasi yang terbagi dengan persiapan Muktamar Ke-35 NU di Jombang, di mana para pengurus daerah sudah bersiap untuk berangkat dalam waktu dekat.

“Saya harus mohon maaf juga kepada masyarakat juga bahwa mungkin tidak maksimal yang bisa dilakukan oleh NU dalam hal ini, karena persis ini bersamaan dengan hajat besar yang sedang kita laksanakan, sehingga sumber daya-sumber daya kami juga terpaksa tidak bisa difokuskan untuk penanganan musibah-musibah ini,” ungkapnya.

Kendati menghadapi keterbatasan alokasi personel, PBNU memastikan kerja-kerja kemanusiaan di lapangan tetap berjalan. Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), jajaran Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU sudah diterjunkan dan bergerak aktif di lokasi bencana. Sementara untuk wilayah Kalimantan, PBNU terus berkoordinasi dengan pengurus setempat meski situasi di lapangan tidak mudah.

“Untuk NTT misalnya, mereka sudah mengirim tim dan ada tim yang ada di sana. Sementara untuk Kalimantan, ini sedang dilakukan komunikasi dengan PWNU dan PCNU di sana, walaupun keadaannya memang menjadi tidak mudah karena semua orang juga sedang bersiap-siap untuk berangkat ke Muktamar, tinggal berapa hari lagi ini,” jelas Gus Yahya.

Gus Yahya menyampaikan telah menginstruksikan pengurus wilayah dan cabang di daerah terdampak untuk segera menunjuk petugas khusus dari LPBI daerah, Lembaga Kesehatan NU (LKNU), serta LAZISNU. Para petugas tersebut diminta untuk terus berkoordinasi dengan LPBI Pusat dan badan otonom terkait guna menyinergikan bantuan.

(Anisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.