PBNU Dorong IPNU-IPPNU Perkuat Nilai Keulamaan dan Pegang Teguh Qanun Asasi Jelang Kongres

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), menyambut baik rencana pelaksanaan Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) pada 26-30 November mendatang.

“Mudah-mudahan Kongres IPNU dan IPPNU yang akan diselenggarakan pada November 2026 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan strategis bagi kemajuan organisasi,” ujar Gus Kikin di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga jati diri keilmuan di tengah pesatnya perkembangan teknologi masa kini. Lebih lanjut, Gus Kikin berharap agar hasil dari ajang permusyawaratan tertinggi pelajar NU tersebut dapat beradaptasi dengan era digital tanpa melupakan nilai-nilai dasar Nahdlatul Ulama.

“Keputusan-keputusan Kongres diharapkan dapat diaplikasikan dalam pengembangan organisasi di dunia digital, dengan tetap menjadikan Qanun Asasi sebagai pijakan dalam setiap langkah dan kebijakan organisasi,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Umum PP IPPNU, Whasfi Velasufah, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus melaporkan agenda Kongres IPPNU yang akan menandai akhir masa khidmah kepengurusannya.

“Audiensi ini adalah silaturahmi pertama bersama dengan Ketua Umum baru, ya, terpilih tentunya. Pertama tentang silaturahmi, yang kedua kita melaporkan terkait Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama yang masanya akan berakhir di bulan November nanti,” ujar Vela.

Selain membahas teknis Kongres, Vela mengungkapkan bahwa PBNU memberikan arahan khusus mengenai pentingnya melakukan refleksi internal. PBNU meminta kader IPPNU untuk terus berbenah dan menyelaraskan seluruh landasan organisasi dengan nilai-nilai dasar Nahdlatul Ulama.

“Beliau menyampaikan arahan terkait bagaimana kita bisa muhasabah ya untuk organisasi dan bisa menyelaraskan dengan Qanun Asasi. Beliau tentu kasih restu dan juga kasih semangat untuk kita, spirit-spirit dalam organisasi,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PP IPNU, Muhammad Agil Nuruzzaman, menegaskan bahwa penekanan PBNU terhadap Qanun Asasi menjadi pesan paling mendalam dalam audiensi kali ini. Menurutnya, kembali ke landasan dasar NU adalah kunci untuk menjawab berbagai tantangan dan dinamika zaman.

“Dan memang tepat sekali bagaimana kita diajarkan atau kita diserukan untuk gabung di NU dengan mahabbah rasa cinta, dengan bil iwadh, semuanya diajak ke NU, baik yang kaya, yang miskin, yang tua, yang lemah, birokrasi, semuanya untuk diajak bergabung di NU dengan rasa cinta mahabbah yang tinggi terhadap NU,” tegas Agil.

Terkait persiapan Kongres IPNU dan IPPNU di Kendal, Agil menjelaskan bahwa progresnya saat ini telah mencapai sekitar 20 persen. Karena tahapan baru berjalan sejak awal September, panitia saat ini fokus menyelesaikan hal-hal teknis seperti survei lokasi, kesiapan venue, hingga pembenahan administrasi kepesertaan.

“Karena kita running baru running sekitar awal September, persiapan baru sekitar, ya 20%. Kami persiapkan yang berkaitan teknis kayak persiapan tempat, survei tempat, terus penyiapan-penyiapan venue, dan juga administrasi. Yang paling penting administrasi karena ini berkaitan dengan kepesertaan kongres di IPNU,” pungkas Agil.

(Anisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.