RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Pengumuman struktur pengurus PBNU masa khidmah 2026 – 20231 akan diikhbarkan hari ini, Rabu (30/09) sore. ”Insyallah hari ini, tunggu saja,” ujar Ketua Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) saat di Lobi PBNU, Jakarta.
Selain Gus Kikin, tampak pula hadir di PBNU, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU, M Nuh, Gus Gudfan Arif, Muqsid Ghazali, Nur Hidayat, Ubaidillah dan jajaran pengurus PBNU.
Rencananya, sebelum pengumuman para pengurus terpilih akan melakukan istighosah dan doa bersama selanjutnya akan mengumumkan hasil tim formatur.
Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27 – 31 Agustus 2026 telah melahirkan satu keputusan penting. KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), mendapat amanah sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026 – 2031. Sementara KH. Miftachul Akhyar kembali dipercaya sebagai Rais Aam PBNU.
Proses penyusunan struktur kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 di bawah kepemimpinan Ketua Umum terpilih, Gus Kikin, sudah dimatangkan bersama Tim Formatur. Berdasarkan mandat Muktamar ke-35 NU di Jombang, tim formatur diberikan batas waktu maksimal 30 hari sejak akhir Agustus 2026 untuk menyelesaikan formasi lengkap organisasi.
Sebelumnya, Gus Kikin menargetkan pembentukan struktur kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Muktamar Ke-35 NU rampung paling lambat dalam waktu satu bulan.
Meski demikian, Gus Kikin membuka kemungkinan proses penyusunan kepengurusan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat. Menurutnya, satu bulan merupakan batas maksimal yang diberikan kepada tim formatur.
Pada Pleno V Muktamar Ke-35 NU, Pimpinan Sidang Prof Ganefri, menjelaskan bahwa setelah Ketua Umum PBNU ditetapkan, tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan formaturan untuk menyusun struktur kepengurusan PBNU periode mendatang. (Anisa).