Perkuat Pelindungan WNI, PCI Fatayat NU Arab Saudi Gelar Audiensi Strategis dengan Konsulat Jenderal RI
RISALAH NU ONLINE, JEDDAH — Dalam upaya memperkokoh sinergi kelembagaan dan meningkatkan pelindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI), Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Arab Saudi mengadakan kunjungan dan audiensi resmi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).
Pertemuan strategis ini berlangsung dengan hangat dan konstruktif pada hari Ahad (1/11/2026), menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk menyelaraskan visi pemberdayaan diaspora Indonesia.
Kehadiran delegasi PCI Fatayat NU Arab Saudi dipimpin langsung oleh Ketua Siti Rahmawati, S.Ag., M.Pd. Rombongan tersebut disambut dengan baik oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia, Bapak Sugiri Suparwan, beserta jajaran fungsional KJRI.
Turut hadir mendampingi Konjen RI dalam pertemuan ini adalah Bapak Akhmad Masbukhin selaku Pelaksana Fungsi Konsuler 1 yang juga menjabat sebagai Koordinator Satgas Pelindungan, Ibu Rifana Indira sebagai Pelaksana Fungsi Konsuler 2, serta Bapak Akbar Tri Santoso yang menjabat sebagai Pelaksana Fungsi Pensosbud 2. Keterlibatan para pejabat pelindungan ini menunjukkan keseriusan KJRI dalam merespons aspirasi masyarakat sipil.

Berdasarkan agenda yang disepakati, terdapat lima pokok pembahasan utama dalam audiensi tersebut. Pertemuan dibuka dengan sesi perkenalan organisasi dan pemaparan tujuan kunjungan secara komprehensif. Setelah itu, delegasi memaparkan berbagai program unggulan PCI Fatayat NU Arab Saudi serta kontribusi nyatanya bagi masyarakat Indonesia di tanah suci. Diskusi kemudian bergeser pada isu krusial yang menjadi perhatian bersama, yakni pemetaan kondisi dan kebutuhan esensial WNI di Arab Saudi, dengan penekanan khusus pada kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak.
Menyadari kompleksitas tantangan di lapangan, kedua belah pihak secara aktif mendiskusikan peluang kerja sama yang konkret dalam bidang edukasi, program pendampingan, dan penyelenggaraan berbagai kegiatan sosial.
Sebagai penutup rangkaian diskusi, Konsul Jenderal Republik Indonesia memberikan saran dan arahan strategis. Arahan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi PCI Fatayat NU dalam mengoptimalkan perannya sebagai mitra pemerintah, guna menghadirkan solusi nyata demi kesejahteraan, keamanan, dan kemajuan seluruh WNI di Arab Saudi. (Cak Iron).