Beda Tampilan, Rakernas IPPNU Pakai Busana Adat Daerah

 

RISALAHNU ONLINE, BEKASI – Berbeda dari Rakernas IPPNU sebelumnya, Rakernas IPPNU masa bakti 2022-2025 mengadakan Malam Budaya yang mewajibkan para peserta, alumni, dan pengurus IPPNU untuk memakai baju adat dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Selain itu, peserta juga diwajibkan membawa makanan khas dari masing-masing daerahnya untuk bisa saling mengeksplorasi cita rasa.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada malam sabtu, 01 Desember 2023 ini dihadiri oleh mantan Ketua Umum PP IPPNU, Nurul Hidayatul Ummah yang saat itu mengenakan pakaian adat khas Jawa.

 

Dalam rangka melestarikan budaya dan representasi IPPNU dari setiap daerah di Indonesia, Malam Kebudayaan memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memperagakan busana yang mereka kenakan dan menampilkan pertunjukan khas dari daerah asalnya.

 

Hero Banner 1080 X 400

Berdasarkan informasi dari panitia rakernas, pemakaian baju adat dan eksplorasi kuliner Nusantara memiliki tujuan agar IPPNU dapat turut memprakarsai dalam menanamkan jati diri atau integritas sehingga meskipun memiliki banyak perbedaan pakaian, warna, corak, desain, atau bahkan pandangan politik, semuanya tetap bisa bersatu atas nama bangsa Indonesia.

 

Ketua Umum PP IPPNU Whasfi Velasufah menegaskan, “boleh berbeda pandangan, tapi rasa persatuan untuk Indonesia itu tetap harus diutamakan”, yang pada kegiatan tersebut mengenakan Baju Bodo yaitu pakaian khas dari Bugis Sulawesi Selatan yang juga merupakan baju adat tertua di dunia.

 

Untuk mendukung tujuan dari kegiatan ini, panitia juga menyediakan banner background foto dan video booth 360° sehingga para partisipan mengabadikan momen bersama dan menyebar-luaskan di media sosial masing-masing. (Anisa)

Baca Juga :   Lazis NU PBNU terima Rp 6 Milyar dari Lazis NU Jateng untuk Palestina
Leave A Reply

Your email address will not be published.