Bangun Sentra Sarpras di Papua, Wapres Resmikan Prasasti Batu Pertama 

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) RI K.H. Ma’ruf Amin menghadiri peresmian Pencanangan Pembangunan Sentra Sarana dan Prasarana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan, Selasa (04/06/2024), di Ballroom Sakil B Swiss-Belhotel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Didampingi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, PIh. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, Muhammad Imam Aziz, dan Robikin Emhas, serta Tim Ahli Wapres Johan Tedja Surya dan Farhat Brachma, Kunjungan tersebut dalam rangka melihat dan memastikan secara langsung proses percepatan pembangunan dan kesejahteraana masyarakat Papua khususnya di provinsi Papua Selatan agar berjalan dengan baik.

“ini adalah amanah Undang-Undang bagi negara untuk wajib hadir secara terus menerus mengawal berbagai program pembangunan Papua agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat di Papua termasuk di provinsi Papua Selatan,” terang Ma’ruf.

Komitmen dan kesungguhan pemerintah untuk membangun provinsi Papua Selatan ditandai dengan Pembangunan sentra sarana dan prasarana pemerintahan yang merupakan implementasi dari Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) 2022-2041 dengan mengusung 3 misi utama yaitu Papua sehat, Papua cerdas dan Papua produktif.

Untuk mengakselerasi pembangunan provinsi Papua Selatan ke depan, Ma’ruf menyampaikan 3 langkah strategis kepada seluruh pemangku kebijakan khususnya pihak pemerintah provinsi Papua Selatan.

Pertama mempertajam program dan langkah-langkah yang bersifat komprehensif dengan menonjolkan potensi dan keunikan wilayah provinsi Papua Selatan yang berada di perbatasan negara. Kedua, menjadikan kawasan sentra pemerintahan provinsi Papua Selatan tidak hanya menjadi penopang fisik fungsi pemerintahan semata, namun turut menjadi poros penggerak percepatan pembangunan provinsi Papua Selatan. Ketiga, meningkatkan kolaborasi, sinergi dan kerja sama antara kementerian, lembaga dan pemerintah daerah agar terus aktif memastikan tahapan persiapan pembangunan berjalan dengan baik.

Baca Juga :   Ngaji Qonun Asasi NU Bareng Gus Yahya (1)

“Saya menitipkan harapan agar pembangunan sentra sarana dan prasarana pemerintahan ini kelak berperan sebagai sebuah kota baru di provinsi Papua Selatan sekaligus menampilkan wajah Kawasan pemerintahan yang tetap menghargai simbol kearifan lokal di wilayah ini,” harapnya.

“Marilah kita semua bersama-sama mewujudkan Papua bangkit, mandiri dan sejahtera yang berkeadilan di tanah Papua Selatan,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, kebijakan pemekaran wilayah di Papua merupakan agenda strategis pemerintah yang mesti dikawal bersama khususnya para pemangku kebijakan di setiap level pemerintahan. Dalam mendorong percepatan pembangunan Papua dan kesejahteraana masyarakat asli Papua, pemerintah telah membentuk Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP).

Melalui BP3OKP, upaya sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi dan koordinasi program pembangunan Papua diharapkan dapat diperkuat dengan adanya satu perwakilan dari setiap daerah otonomi baru di Papua. Saat ini, terdapat 6 perwakilan Papua yang duduk di BPP.

Kehadiran provinsi Papua Selatan yang berada di perbatasan antara indonesia dan Papua Nugini dinilai akan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat dan wilayah serta mendekatkan pelayanan publik hingga masyarakat di pelosok perbatasan.

Di kesempatan ini, Wapres melakukan peletakan batu secara simbolis sebagai tanda Pencanangan Pembangunan Sentra Sarana dan Prasarana Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan melakukan penandatanganan Prasasti Peletakan Batu Pertama.

Turut hadir pada acara ini, Bupati Merauke Romanus Mbaraka, Bupati Asmat Elisa Kambu, Bupati Boven Digoel Hengky Yaluwo, Pj. Bupati Mappi Michael Rooney Gomar, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan Damianus Katayu, Tokoh Papua Selatan Johanes Gluba Gebze, Tokoh Masyarakat Papua Selatan Frederikus Gebze, Tokoh Pemuda Asmat/Wakil Ketua I DPRD Asmat Silvester Siforo Biakai, Uskup Keuskupan Agung Merauke Petrus Canisius Mandagi, Ketua MUI Papua Selatan Muhammad Jufri Thamrin, serta segenap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi Papua Selatan. (Yud)

Baca Juga :   Waketum MUI Ajak Semua Pihak Bersatu Jadikan Indonesia Negara Kuat dan Damai
Leave A Reply

Your email address will not be published.