Kemensos – Baznas RI Tingkatkan Ekonomi Keluarga Siswa Sekolah Rakyat 

0

RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melakukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberdayakan orang tua siswa Sekolah Rakyat (SR) untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga.

“Jadi, program ini intinya adalah memberdayakan orang tua sekolah rakyat agar kondisi ekonomi keluarganya meningkat,” ujar Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dihadapan pers di gedung Kemensos, Jakarta, Kamis (07/05).

Ada beberapa program prioritas yang akan dikerjakan bersama diantaranya, meliputi sektor perumahan, pendidikan, pangan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Dikatakan Mensos, skema pemberdayaan keluarga siswa Sekolah Rakyat akan dihubungkan dengan berbagai program strategis pemerintah, seperti bantuan rumah tidak layak huni. Selain itu, berbagai bentuk kerja sama lain juga terus dikembangkan agar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Oleh sebab itu, Baznas diharapkan dapat membantu mengintervensi kasus-kasus seperti ini melalui skema bantuan yang lebih fleksibel,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sodik Mudjahid mengemukakan, pertemuan dengan Kemensos menjadi momen strategis karena kedua lembaga sama-sama memiliki tugas meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengatasi kemiskinan.

“Program-program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Baznas memiliki banyak irisan dengan program Kemensos. Oleh karena itu, ke depan program-program kedua lembaga akan lebih terkoordinasi dan fokus, tidak hanya sebatas distribusi bantuan bersifat karitatif (belas kasih), tetapi diarahkan menjadi program yang berdampak jangka panjang dan melembaga,” ungkapnya.

Sodik menjelaskan, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan berdasarkan ketentuan syariat mengenai penerima manfaat (asnaf), yang kemudian diterjemahkan dalam beberapa fokus program, meliputi pendidikan, pembangunan sekolah, beasiswa guru dan siswa, kesehatan, rumah sehat, poliklinik, pembinaan usaha kecil, dakwah, serta program kemanusiaan.

Menurutnya, khusus untuk program Sekolah Rakyat, seluruh biaya pendidikan memang ditanggung pemerintah, tetapi Baznas akan membantu pada aspek-aspek yang memungkinkan, seperti renovasi rumah orang tua siswa agar lebih layak huni.

Sedangkan untuk program kolaborasi tersebut akan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang kini menjadi satu-satunya rujukan resmi pemerintah dalam pelaksanaan intervensi sosial dan program bantuan.

“Baznas juga telah bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan memperoleh izin menggunakan DTSEN sebagai pedoman kerja. Dengan penggunaan data yang sama, program bantuan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan terkoordinasi dengan baik,” pungkasnya. (hud)

Leave A Reply

Your email address will not be published.