RISALAH NU ONLINE, JAKARTA – Suasana haru menyelimuti Terminal 2F Khusus Haji dan Umrah Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, saat jamaah haji kloter pertama asal DKI Jakarta tiba di Tanah Air, Senin (1/6/2026).
Sejumlah jamaah tampak bersujud syukur sesaat setelah menginjakkan kaki di bandara sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Sebanyak 391 jamaah yang tergabung dalam kloter pertama tersebut tiba setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan mereka disambut oleh petugas penyelenggara haji serta keluarga yang telah menunggu di area kedatangan. Raut bahagia dan rasa lega terlihat dari wajah para jamaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Momen kepulangan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan spiritual yang telah mereka jalani selama berada di Makkah dan Madinah.
Petugas bandara bersama panitia penyelenggara haji turut memastikan proses kedatangan berjalan lancar, mulai dari pemeriksaan dokumen hingga pengambilan barang bawaan jamaah.
Setelah menyelesaikan seluruh prosedur, para jamaah melanjutkan perjalanan menuju kediaman masing-masing. Kedatangan kloter pertama ini menjadi awal dari proses pemulangan jamaah haji Indonesia yang dilakukan secara bertahap dari Tanah Suci ke berbagai daerah di Indonesia.
Menhaj Lepas
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf melepas langsung kepulangan perdana jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Momen ini menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Menhaj turut menyampaikan doa, apresiasi, serta permohonan maaf atas berbagai kekurangan layanan selama penyelenggaraan haji tahun ini.
Pada kesempatan tersebut, Menhaj menyambangi jemaah kloter SUB-01. Ia menyapa, berdialog, dan menyalami sejumlah jemaah yang bersiap kembali ke Indonesia setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
“Setelah perjalanan 40 hari dengan berbagai dinamikanya, Alhamdulillah malam ini bapak dan ibu sekalian sudah bersiap kembali ke Tanah Air. Kami dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan doa dan harapan agar bapak dan ibu sekalian selamat dalam perjalanan hingga tiba di Indonesia,” ujar Menhaj.
Dalam pesannya, Menhaj mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia menjadi haji yang mabrur. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat layanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan jemaah.
“Atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah, kami memohon maaf apabila dalam proses layanan masih terdapat kendala dan kekurangan. Kami telah berusaha memberikan yang terbaik,” ucapnya.
“Mungkin ada layanan yang terlambat, kasur yang kurang empuk, atau tenda yang terasa sesak. Semua itu menjadi bagian dari kekurangan yang kami mohonkan maaf sebesar-besarnya,” sambungnya.
Menhaj juga mengalungkan syal secara simbolis kepada perwakilan jemaah yang akan kembali ke Tanah Air. Momen tersebut disambut hangat jemaah. Sejumlah jemaah juga tampak antusias bersalaman dan berfoto bersama Menhaj sebelum memasuki area keberangkatan.
(As).