Layanan Transportasi, 7888 Bus Shalawat Siap Antar Jemput Jemaah ke Makkah 

0

RISALAH NU ONLINE, MAKKAH – Kasi Transportasi Daker Makkah, Syarif Rahman mengatakan, layanan Bus Shalawat untuk jemaah haji Indonesia sudah berjalan baik khususnya di 5 wilayah Makkah.

 

“Di terminal Syib Amir ada sekitar 163 ribu jemaah yang naik Bus setiap harinya,” ujarnya kepada MCH Makkah, Rabu (5/6/24).

 

Meskipun isinya tidak selalu penuh. Namun, jumlah Bus dikurangi tetap tidak bisa. Karena Bus tetap menjadi kebutuhan jemaah sebagai sarana transportasi.

 

“Tapi lebih cepat layanannya, karena antriannya tidak begitu banyak,” ungkap pria peramah itu.

 

Menurutnya, Bus Shalawat yang digunakan dari awal jemaah datang sampai hari ini berjumlah 3673 Bus.

 

“Kalau Bus hari ini yang digunakan itu berjumlah 364. Kalau untuk jumlah total Bus yang digunakan yang masuk dalam perencanaan kami itu ada 7888 Bus, bisa jadi bertambah,” terang Rahman panggilan akrabnya.

 

Sedangkan Bus Shalawat yang dikhususkan untuk jemaah lansia dan disabilitas yaitu Bus yang memakai kursi roda.

 

“Nah, pemerintah Indonesia sudah mengajukan kepada vendor atau syarikah untuk menyiapkan 10 unit Bus,” ujarnya.

 

“Sampai hari ini, ada 8 Bus yang sudah di lapangan dan itu tersebar di dua terminal Syib Amir dan Ajyad. Tapi selagi nggak dipakai pun tetap digunakan untuk transportasi cadangan,” tambah Rahman.

 

Lebih jauh Rahman mengatakan bahwa program untuk layanan lansia sudah berjalan sejak tahun kemarin. Sedangkan tahun ini lansia ada pendampingnya, sehingga lansia juga masih sering ikut Bus lain bareng pendampingnya.

 

“Tapi kalau ada laporan yang jumlah lansia nya lebih dari 20 orang satu rombongan, itu memang mekanismenya sebaiknya tidak bareng dengan pendampingnya,” sarannya.

Baca Juga :   Maksimalkan Pelayanan, Seribuan Petugas Dikerahkan Saat Puncak Haji

 

Bus Shalawat digunakan untuk umrah wajib khusus jemaah lansia. Setelahnya bisa digunakan by order. Kalau ada 20 jemaah langsung kabari tim transportasi langsung meluncur.

 

“Nah nanti tinggal tim layanan lansia dan disabilitas membekali mereka dengan kartu kendali dan jasa dorong di Syib Amir. Sebenarnya kita normalkan minimal penumpang lansia 20, tapi kalau ada di bawah itu kita tetap layani,” ungkap Rahman.

 

Untuk speak Bus khusus lansia, dilengkapi fasilitas seperti toilet, low deck yang bisa miring. 

 

“Jadi kalau jemaah bawa kursi roda tak perlu diangkat, busnya yang miring. Terus keluar kaya jembatannya kayak diangkat gitu,” ujarnya.

 

Sedangkan di dalam Bus ada beberapa model. Ada yang jemaah dipindahkan tapi jalan tengahya lebih longgar. Ada yang memang untuk tempat kursi roda. Jemaah tak perlu keluar dari kursi roda tinggal dikunci.

 

Sebenarnya untuk layanan khususnya umrah wajib bagi jemaah lansia sudah rapi mulai dari kemarin. Dan harus pakai kartu kendali, karena di terminal Syib Amir ada banyak pendorong. Pendorong resmi dengan memakai kelengkapan baju rompi, id card dan ada nomornya.

 

“Tapi untuk mengatasi hal yang tidak di inginkan, agar jemaah selalu koordinasi dengan ketua kloter, atau petugas yang mengantar sampai Syib Amir atau Ajyad. Sampai sana kemudian kartunya diserahkan ke Seksus dan memanggil jasa pendorong, pungkasnya.

 

 

(Ishaq Zubaedi Raqib, MCH Makkah).

Leave A Reply

Your email address will not be published.